Dramatic illustration of the 911 call scene from Taylor Frankie Paul's custody battle, featuring a crying child and signs of domestic chaos.
Dramatic illustration of the 911 call scene from Taylor Frankie Paul's custody battle, featuring a crying child and signs of domestic chaos.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rekaman audio 911 dirilis dari insiden Februari yang memicu sengketa hak asuh Taylor Frankie Paul dan Dakota Mortensen

Gambar dihasilkan oleh AI

Dalam perselisihan hak asuh yang masih berlangsung antara bintang 'Secret Lives of Mormon Wives' Taylor Frankie Paul dan mantan pasangannya Dakota Mortensen, TMZ telah memperoleh rekaman audio 911 dari panggilan yang kacau pada Februari 2026, di mana terdengar suara anak menangis di latar belakang. Laporan susulan menuduh adanya kekerasan dalam rumah tangga yang berkelanjutan oleh Paul, termasuk luka gores dan kerusakan properti. Jaksa baru-baru ini memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan terhadapnya.

Insiden pada 22 Februari 2026 tersebut mendorong Mortensen untuk mengajukan perintah perlindungan terhadap Paul, yang mengakibatkan hilangnya hak asuh sementara atas putra mereka yang berusia 2 tahun, Ever, serta serangkaian sidang pengadilan yang masih berlangsung. Mortensen menelepon 911 di tengah pertengkaran yang tegang, dengan suara Paul yang terdengar memohon 'tolong' sementara putra mereka menangis di latar belakang. Ia memberi tahu operator bahwa sang anak sempat muntah tetapi tampak baik-baik saja dan menolak bantuan medis. Keesokan harinya, 23 Februari, teman Mortensen, Cru Ethan, mengajukan laporan polisi yang merinci pola kekerasan oleh Paul, termasuk luka gores yang terlihat di leher Mortensen, penyerangan sebelumnya, kaca spion mobil yang pecah, layar ponsel yang rusak, dan tindakan melempar minuman. Ethan juga memberikan foto dan video yang diduga menunjukkan Paul memukul anak-anaknya dengan bangku bar. Ia mencatat bahwa ada tiga anak yang hadir selama insiden tersebut dan bahwa Paul sedang dalam masa percobaan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga sebelumnya.

Apa yang dikatakan orang

Diskusi di X mengkritik pola asuh Taylor Frankie Paul dan Dakota Mortensen di tengah dirilisnya rekaman audio 911 yang menampilkan suara anak menangis selama perselisihan mereka di bulan Februari. Pengguna mempertanyakan apakah kekacauan tersebut nyata atau sekadar sensasi reality TV. Reaksi menyoroti dugaan cedera, rekaman kamera tubuh polisi, dan keputusan untuk tidak mengajukan tuntutan, dengan seruan agar mereka melakukan pengasuhan bersama dengan lebih baik.

Artikel Terkait

Divisi Layanan Anak dan Keluarga Utah telah mengajukan petisi di pengadilan anak terkait ketiga anak Taylor Frankie Paul. Pengajuan tersebut meminta penetapan bahwa anak-anak tersebut mengalami kekerasan, penelantaran, atau ketergantungan, serta meminta pengawasan perlindungan.

Dilaporkan oleh AI

Mantan suami Taylor Frankie Paul, Tate Paul, mengajukan perintah penahanan dan hak asuh tunggal atas kedua anak mereka di pengadilan Utah minggu ini. Pengajuan tersebut dilakukan di tengah perselisihan pengasuhan anak bersama yang masih berlangsung terkait perceraian mereka pada tahun 2022.

Pihak berwenang di Minnesota telah mendakwa seorang wanita atas berbagai tuduhan penyiksaan dan penganiayaan terhadap putranya yang berusia 2 tahun setelah menemukan bukti penganiayaan berulang yang dikirimkan kepada pacarnya. Pria tersebut menghadapi dakwaan terpisah terkait pembiaran anak dalam bahaya.

Dilaporkan oleh AI

Dayne Paulson, pria berusia 23 tahun asal Wisconsin, menghadapi dakwaan penganiayaan fisik berulang terhadap anak yang menyebabkan cedera tubuh serius setelah diduga menyebabkan luka parah pada putranya yang berusia 27 hari. Bayi tersebut mengalami beberapa fraktur tengkorak, tulang patah, dan luka lainnya yang memerlukan perawatan intensif. Paulson mengakui telah meremas dan memukul bayi tersebut, bahkan menghancurkan kotak tisu sebagai bentuk peragaan kepada polisi.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak