Deirdre Fisher, ibu dari korban pembunuhan Joe Ryan, angkat bicara untuk memulihkan reputasi putranya setelah jaksa memaparkan bagaimana Ryan dijebak dalam sebuah skema mematikan. Komentar tersebut muncul dalam episode terbaru A&E mengenai pembunuhan Ryan dan Christine Banfield.
Fisher mengatakan putranya sangat memegang teguh prinsip persetujuan dan tidak akan pernah menyakiti siapa pun, terlepas dari pesan-pesan yang ditemukan di sebuah situs web fetish yang dikaitkan jaksa dengan rencana tersebut. "Joe adalah orang yang menjunjung tinggi persetujuan dan saya tahu dia menyukai permainan peran. Dia adalah orang baik," ujarnya. Kasus ini bermula pada 24 Februari 2023, ketika Brendan Banfield menelepon 911 dari rumahnya di Virginia dan mengaku telah menembak seorang penyusup yang menyerang istrinya. Christine Banfield dan Ryan meninggal dunia, sementara pengasuh anak Juliana Peres Magalhaes awalnya mengatakan kepada polisi bahwa orang asing yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Penyelidik kemudian menetapkan bahwa Banfield dan Magalhaes berselingkuh dan menggunakan persona daring palsu untuk memancing Ryan ke dalam rumah. Banfield telah divonis hukuman penjara seumur hidup, sementara Magalhaes mengaku bersalah atas tindak pembunuhan tanpa rencana. Fisher juga menanggapi hukuman Banfield, dengan mengatakan bahwa warisan hidupnya hanyalah penjara. Episode yang menampilkan wawancaranya, berjudul "Sex, Lies and Murder," dijadwalkan tayang Kamis pukul 22.00 di A&E.