Nenek dan seorang teman didakwa atas kematian anak akibat kekerasan dan penelantaran

Pihak berwenang di Pennsylvania telah mendakwa seorang nenek dan seorang teman keluarga sehubungan dengan kekerasan berat dan kematian Renesmay Eutsey yang berusia 9 tahun. Anak tersebut, yang tinggal bersama orang tua asuh yang didakwa atas pembunuhannya, meninggal akibat kekurangan gizi, penelantaran, dan trauma benda tumpul. Dakwaan baru ini muncul karena kegagalan mereka untuk melakukan intervensi selama kekerasan berlangsung.

Renesmay Eutsey dilaporkan hilang dari rumahnya di Fayette County pada 3 September 2025. Polisi Negara Bagian Pennsylvania menggeledah kediaman tersebut, di mana seorang saudara kandung yang masih kecil menghampiri petugas dan meminta maaf karena tidak mengatakan yang sebenarnya lebih awal. Anak itu berkata, 'Saya tidak akan pernah melihat adik bayi saya lagi karena dia sudah di surga,' dengan menuduh bahwa orang tua asuh Kourtney Eutsey membunuh Renesmay dan menaruh tubuhnya di dalam sebuah wadah. Saudara kandung tersebut menceritakan bahwa ia mendengar rencana untuk membawa tubuh korban ke sungai yang 'jauh, jauh sekali' dan melihat Eutsey serta Sarah Shipley meneriaki dan menendang perut korban sebelum memasukkannya ke dalam kantong sampah hitam di dalam wadah abu-abu gelap yang rusak. Petugas kemudian menemukan tubuh korban di tepian Sungai Youghiogheny di Fayette County. Kantor Kejaksaan Wilayah Fayette County mengumumkan pada 22 April bahwa otopsi yang dilakukan pada 16 Maret mengonfirmasi kematian Renesmay disebabkan oleh kekurangan gizi dan penelantaran, dengan tambahan trauma benda tumpul pada kepala, leher, batang tubuh, dan anggota tubuhnya. Jaksa mencatat bahwa cedera tersebut cocok dengan cedera yang dialami saudara kandung berusia 7 tahun yang selamat setelah dirawat di rumah sakit. Theresa Marie Shipley, 63 tahun, nenek Renesmay, dan Sandra Lynn Umensetter, 51 tahun, seorang teman keluarga, kini menghadapi dakwaan membahayakan kesejahteraan anak dan membahayakan orang lain secara sembrono. Shipley juga menghadapi dakwaan karena gagal melaporkan dugaan kekerasan terhadap anak. Catatan ponsel menunjukkan bahwa mereka mengawasi anak-anak tersebut pada berbagai kesempatan selama berbulan-bulan terjadinya kekerasan berat dan tidak melakukan apa pun untuk membantu, menurut kantor Kejaksaan. Kourtney Eutsey, 31 tahun, dan Sarah Shipley, 35 tahun, orang tua asuh Renesmay, tetap didakwa dengan pembunuhan tingkat pertama. Shipley dan Umensetter ditangkap dan didakwa pada 22 April, dengan sidang pendahuluan ditetapkan pada 29 April. Persidangan Kourtney Eutsey dijadwalkan pada 4 Mei, dan sidang Sarah Shipley pada 11 Juni.

Artikel Terkait

A Pennsylvania mother faces felony charges after her 4-year-old autistic son was found dead on the floor of their home, having been left there for more than 24 hours. Amie Marie Ruleman called 911 on April 7, initially claiming she thought the boy was sleeping. Authorities say medical evidence and her revised account point to severe neglect.

Dilaporkan oleh AI

A 3-year-old girl in Florida died after her mother's boyfriend beat her, while the mother finished a nail appointment before seeking help. Authorities charged both adults with child-related offenses following the incident on February 19. The case highlights alleged prior knowledge of abuse in the household.

Tyler Levi Carter, a 29-year-old man from West Virginia, faces a murder charge after prosecutors accused him of failing to help an 11-year-old relative who starved and died from neglect in his home. Authorities say Carter, described as the girl's 'psychological brother,' knew of her dire conditions but did not intervene. The child's father and stepmother were charged earlier this year in connection with the same case.

Dilaporkan oleh AI

Bernice Byrd and Gerald Byrd have pleaded guilty to child abuse charges after their 5-year-old daughter Zona died from severe malnourishment in Baltimore. Authorities say the parents failed to provide adequate food, leading to one child scavenging school garbage for meals. The couple faces life in prison at their upcoming sentencing.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak