Tory Lanez memecah kesunyiannya dalam wawancara penjara pertamanya, bersikeras tidak bersalah dan menunjuk bukti baru dari kasus perdata Megan Thee Stallion. Rapper yang menjalani hukuman 10 tahun atas penembakan 2020 berencana mengajukan banding ke Mahkamah Agung California. Ia mengklaim catatan medis yang ditahan bisa membuktikan pelanggaran Brady.
Oh, drama ini tak pernah berakhir di saga Hollywood Hills ini! 🔥 Tory Lanez, nama asli Daystar Peterson, sedang menjalani tahun ketiganya dari hukuman 10 tahun di Men's Colony California setelah dinyatakan bersalah pada 2022 karena menyerang Megan Thee Stallion dengan senjata api pada Juli 2020. Dalam obrolan virtual dengan NBC News—wawancara siaran pertamanya dari balik jeruji—Lanez tak menahan diri: "Ada kesalahpahaman besar tentang saya. Publik melihat saya sebagai monster. Saya tak pernah kasar terhadap wanita. Saya tak akan memukul wanita, apalagi menembaknya." Ia menyesal tak bersaksi, yakin itu akan mengubah putusan juri: "Jika saya bersaksi, saya pikir putusannya akan sangat berbeda." Dan gosipnya? Ia menyebut bukti baru itu "sangat kuat," berasal dari kemenangan terbaru Megan dalam gugatan pencemaran nama baik terhadap blogger Milagro Gramz. Pengacara Gramz, Ronda Dixon, menemukan laporan patologi Cedars-Sinai tanggal 14 Juli 2020, tentang "benda asing" di kantong bukti—cocok dengan tanggal lahir Megan tapi tak pernah dibagikan di persidangan Lanez. Pengacaranya, Crystal Morgan, berteriak pelanggaran Brady, mengatakan itu bisa membolehkan mereka menantang kesaksian medis atau mengemukakan teori alternatif. Penolakan pengadilan banding bulan lalu? Tak masalah—mereka menuju Mahkamah Agung California dan memohon keringanan atau grasi dari Gubernur Gavin Newsom. Lanez bersikeras dia sedang sembuh, bertanggung jawab di tempat lain, tapi ingin keadilan di sini. Kehidupan penjara juga berantakan: dia ditusuk lebih dari selusin kali awal tahun ini. Media sosial ramai di The Shade Room, dengan penggemar bercanda tentang "bukti baru setiap minggu" 😂 dan yang lain mendesak penutupan untuk Meg, yang bersinar pasca-persidangan. Membuktikan kemenangan Brady sulit—pakar bilang mereka harus tunjukkan itu ubah hasil. Jadi, Roomies, apakah ini buka luka lagi atau tutup bab akhirnya?