Boosie Badazz sentenced to time served, $50K fine, supervised release and community service in federal gun case

Rapper Boosie Badazz, legally Torence Hatch, was sentenced Friday to time served, three years of supervised release, a $50,000 fine and 300 hours of community service for possessing a firearm as a felon—lighter than prosecutors' two-year prison recommendation—in San Diego federal court.

Boosie Badazz appeared before U.S. District Judge Cathy Ann Bencivengo on January 9, 2026, for sentencing after pleading guilty in August 2025 to one count of possessing a firearm as a felon. The case stemmed from a June 2023 incident in a gang-associated San Diego neighborhood, where police monitoring Instagram Live video of a known gang member spotted a handgun in Hatch's waistband. Officers tracked his vehicle by helicopter, conducted a traffic stop, and recovered a loaded 9mm Glock 19 from the back seat and a 9mm Springfield Hellcat with seven rounds handed over by his security. Hatch's DNA was found on both weapons, which his girlfriend had purchased in Georgia.

Prosecutors recommended two years in prison, citing Hatch's guilty plea alongside his difficult childhood—witnessing domestic violence, his father's death from a brain tumor, and marijuana use starting at age eight. Federal probation officials proposed 46 months, but the judge showed leniency, closely aligning with the defense's request for probation and service. Had he gone to trial, Hatch faced up to 15 years. His lawyer, Meghan Blanco, called it a 'lapse in judgment' after a 10-year gap in criminal activity, triggered by a shooting in Texas that left him feeling vulnerable. Hatch, a father of nine, has prior convictions including assault, drug trafficking and illegal firearm possession, notably 2011 drug charges.

An initial indictment was dismissed on procedural grounds, with a superseding one returned in July 2024. On August 4, 2025, Hatch posted on X about accepting the plea, asking fans to pray and promote his new album. In a post-sentencing video, he expressed relief: “I’m blessed not to be in prison right now... I’m just grateful right now.” Blanco stated: “The outcome allows Mr. Hatch to move ahead with his life, continue his music career, and remain a positive influence on his children and the broader community. We are all very grateful.” Hatch plans to resume touring and has hired lobbyists to pursue a pardon from President Donald Trump.

Artikel Terkait

Dramatic arrest scene of rapper Pooh Shiesty and associates outside Dallas studio in Gucci Mane armed robbery case.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pooh Shiesty dan rekan-rekannya ditangkap dalam kasus penculikan federal Gucci Mane

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Menyusul dakwaan federal yang diajukan pada 2 April, rapper Pooh Shiesty dan beberapa rekannya, termasuk Big30 dan ayahnya, ditangkap sehubungan dengan perampokan bersenjata dan penculikan Gucci Mane di sebuah studio rekaman di Dallas pada 10 Januari. Kelompok tersebut diduga memaksa Gucci Mane untuk membatalkan kontrak rekaman di bawah todongan senjata dan mencuri barang-barang mewah. Sidang penahanan dijadwalkan pada 3 April.

Rapper Boosie Badazz was sentenced to time served, three years of supervised release, and a $50,000 fine for federal firearm possession charges—lighter than prosecutors' two-year recommendation—in San Diego court on January 9, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Diego Sanchez, pemenang musim pertama Ultimate Fighter berusia 44 tahun, berhasil menghindari hukuman penjara minggu ini setelah mencapai kesepakatan pembelaan dalam kasus senjata api di New Mexico. Ia dijatuhi hukuman lima tahun masa percobaan dengan pengawasan dan 800 jam layanan masyarakat, menggantikan tuntutan dua tahun penjara yang awalnya diajukan jaksa. Kasus ini bermula dari insiden pada Juli 2025 di jalan tol I-40, Albuquerque.

Diedrich Holgate, yang baru saja dibebaskan dari penjara karena ancaman sebelumnya terhadap Donald Trump, diduga mengirimkan ancaman pembunuhan kepada petugas masa percobaannya untuk menuntut pengampunan. Pria berusia 47 tahun itu mengirim pesan teks bahwa Trump harus mengampuninya atau akan dibunuh, yang berujung pada penangkapannya. Seorang hakim menemukan bukti yang cukup atas pelanggaran persyaratan pembebasan bersyarat.

Dilaporkan oleh AI

Vaughn Boatner dijatuhi hukuman 35 tahun penjara karena membunuh mantan pacarnya yang sedang hamil, Monique Aldridge, dan melukai pacar barunya di Hayward, California. Serangan tersebut terjadi pada Mei 2023 ketika Boatner menyelinap masuk melalui pintu garasi yang terbuka sebagian sementara putra mereka yang berusia 5 tahun sedang menonton film di dekat lokasi kejadian. Boatner mengaku tidak menyanggah atas dakwaan pembunuhan tidak berencana dan percobaan pembunuhan sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah.

Roland Contreras, 35 tahun, dijatuhi hukuman 50 tahun penjara karena membunuh Gabrielle Felis Del Angel, 33 tahun, dan menyerang suaminya di luar sebuah truk taco di San Antonio. Penembakan tersebut terjadi pada April 2023 setelah Contreras meneriaki sang suami dan mengejar kendaraan mereka. Juri menyatakan dia bersalah dalam waktu kurang dari 30 menit.

Dilaporkan oleh AI

The Sobradinho Jury Court sentenced Filipe Ferreira dos Santos to 10 years, 11 months, and eight days in closed regime for qualified attempted homicide against his neighbor. The crime took place in the early morning of December 25, 2024, after the victim asked him to lower the music volume. The sentence accounts for the futile motive and the use of a resource that hindered the victim's defense.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak