Juri di Louisiana nyatakan mantan narapidana bersalah atas kepemilikan senjata api dalam waktu kurang dari 5 menit

Dewan juri di Iberville Parish, Louisiana, menyatakan Jarrel Smith bersalah karena memiliki senjata api sebagai mantan narapidana setelah berunding hanya dalam waktu empat menit 44 detik. Pria berusia 33 tahun tersebut dijatuhi hukuman 20 tahun penjara negara bagian minggu ini. Putusan cepat ini menarik perhatian di tengah upaya untuk menekan kepemilikan senjata api oleh mantan narapidana.

Jarrel Smith, 33 tahun, ditangkap pada 8 September 2024, di luar kompleks apartemen di Iberville Parish. Deputi mendeteksi bau asap ganja yang kuat darinya dan kemudian menemukan senjata api dalam penguasaannya. Smith memiliki catatan hukuman sebelumnya untuk pencurian biasa pada tahun 2019, sehingga kepemilikan senjata api tersebut ilegal menurut hukum negara bagian bagi seorang mantan narapidana. Ia dituntut oleh Asisten Jaksa Wilayah Nedi Morgan di Pengadilan Distrik Yudisial ke-18 di New Roads, Louisiana. Pada 8 April 2026, juri menyampaikan putusan bersalah setelah empat menit 44 detik perundingan, menurut laporan ruang sidang oleh Plaquemine Post South. Minggu ini, Hakim Elizabeth Engolio menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara negara bagian kepada Smith. Jaksa Wilayah Distrik ke-18 Tony Clayton menggambarkan putusan tersebut sebagai salah satu yang tercepat yang pernah ada dalam ingatannya. "Saya telah berulang kali mengatakan bahwa kami akan menuntut pelaku tindak kekerasan," ujar Clayton. "Dalam kasus ini, seorang mantan narapidana memiliki senjata api dan memiliki riwayat kriminal. Mendapatkan putusan dalam waktu kurang dari lima menit seharusnya mengirimkan pesan bahwa kami sedang berupaya membersihkan senjata api dari jalanan, dan kami akan membawa kasus-kasus ini ke pengadilan jika diperlukan." Morgan menambahkan, "Juri memahami kasus ini dan mengambil keputusan yang tepat. Tidak ada keraguan dengan bukti dalam kasus ini bahwa Jarrel Smith bersalah seperti yang didakwakan." Clayton berterima kasih kepada Kantor Sheriff Iberville Parish, Departemen Kepolisian St. Gabriel, serta Divisi Masa Percobaan dan Pembebasan Bersyarat Louisiana atas kerja mereka dalam kasus ini.

Artikel Terkait

A Jacksonville man has been sentenced to 45 years in prison for the 2024 shooting death of his father. Garry Charles Bartlett, Jr., 29, pleaded guilty to second-degree murder with a weapon earlier this year.

Dilaporkan oleh AI

In the ongoing Clermont ambush case, Brandon Pirela, 26, was sentenced to 25 years in prison on April 14, 2026, for his role in shooting at his girlfriend's friend. Lake County Circuit Judge Cary F. Rada imposed the sentence following Pirela's January 2024 jury conviction for attempted first-degree murder with a firearm and conspiracy to commit murder. This follows the March 2024 sentencing of his girlfriend, Arianna Gajraj, to 36 months for her involvement in luring the victim.

Four Georgia men received prison sentences for a 2024 drive-by shooting that killed 3-year-old Kyron Santino Zarco Smith and injured a 9-year-old in Athens. The men were targeting a rival gang member at the time.

Dilaporkan oleh AI

James Grossnickle, 54, received a 62-year prison sentence for murdering his roommate Craig Esmon Jacobs in Indianapolis. The killing occurred in September 2024, with Grossnickle shooting Jacobs multiple times in the face before locking his body in a bedroom. Marion County Superior Court Judge Jeffrey Marchal imposed the sentence this week following convictions for murder and unlawful firearm possession.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak