Vaughn Boatner dijatuhi hukuman 35 tahun penjara karena membunuh mantan pacarnya yang sedang hamil, Monique Aldridge, dan melukai pacar barunya di Hayward, California. Serangan tersebut terjadi pada Mei 2023 ketika Boatner menyelinap masuk melalui pintu garasi yang terbuka sebagian sementara putra mereka yang berusia 5 tahun sedang menonton film di dekat lokasi kejadian. Boatner mengaku tidak menyanggah atas dakwaan pembunuhan tidak berencana dan percobaan pembunuhan sebagai bagian dari kesepakatan pengakuan bersalah.
Pada 19 Maret, Vaughn Boatner, 36 tahun, dijatuhi hukuman 35 tahun di penjara negara bagian setelah mengaku tidak menyanggah atas dakwaan pembunuhan tidak berencana dan percobaan pembunuhan, menurut catatan pengadilan dari Alameda County. Ia awalnya menghadapi dakwaan pembunuhan dan kekerasan terhadap anak, yang dibatalkan berdasarkan kesepakatan dengan kantor kejaksaan wilayah. Boatner menunggu pemindahan ke fasilitas negara bagian setelah vonis dijatuhkan pekan ini. Insiden tersebut terjadi pada 11 Mei 2023, di rumah Aldridge di Hayward, California. Boatner, mantan pacar Aldridge sekaligus ayah dari putra mereka yang berusia 5 tahun, memasuki garasi dengan menyelinap di bawah pintu yang terbuka sebagian. Ia menembak kepala Monique Aldridge, 30 tahun, yang sedang mengandung anak dari pacar barunya, hingga tewas seketika. Pacarnya mengalami luka tembak di wajah dan mulut, menyebabkan hilangnya beberapa gigi serta sebagian rahangnya. Putra Aldridge, yang berada di dalam rumah sedang menonton 'A Minecraft Movie' di ruangan sebelah, mendengar suara tembakan tersebut. Ia bertanya kepada pacar ibunya, 'Apakah ibuku baik-baik saja?' Sang pacar memberikan kesaksian pada sidang pendahuluan Boatner tahun 2023 bahwa ia mengunci anak tersebut di dalam ruangan demi keamanan, dengan menceritakan, 'Saya membawanya ke ruangan agar saya bisa memastikan dia aman.' Petugas yang merespons menemukan anak tersebut tidak terluka. Boatner melarikan diri dari tempat kejadian dan ditemukan di Seattle, Washington, pada akhir bulan yang sama, menurut siaran pers Departemen Kepolisian Hayward. Menjelang serangan tersebut, Aldridge dan pacarnya sempat bertengkar pada 8 Mei setelah mengetahui kehamilannya. Boatner mengonfrontasi Aldridge di sebuah taman pada hari itu dengan kehadiran putra mereka, mengungkapkan kekhawatiran mengenai keselamatan sang anak. Ia kembali ke rumah tersebut bersama bibinya, yang menunggu di luar. Paman Aldridge, Lorenzo Smith, menggambarkan peristiwa tersebut sebagai tindakan yang 'tidak masuk akal' dalam wawancara tahun 2023 dengan KTVU, mencatat bahwa pihak keluarga merencanakan konseling bagi sang anak dalam menghadapi 'perjalanan yang panjang dan sulit'.