Presiden Donald Trump mendesak mantan bintang reality show Spencer Pratt untuk menentang hasil pemilihan pendahuluan walikota Los Angeles. Berbicara pada hari Jumat, Trump mengeklaim bahwa proses pemilihan di California telah dicurangi. Ia menunjuk penundaan dalam penghitungan suara sebagai bukti adanya potensi kecurangan.
Trump berpidato di depan Faith & Freedom Coalition dan menyinggung Pratt, yang berada di belakang anggota Dewan Kota Sosialis Demokrat Nithya Raman setelah surat suara melalui pos dihitung. "Anak itu menang. Atau dia setidaknya berada di posisi dua besar," ujar Trump. Ia menambahkan bahwa Pratt seharusnya tidak menerima hasil tersebut dengan diam dan harus melancarkan protes karena, menurut pandangannya, itu adalah pemilihan yang dicurangi.
Pratt sempat unggul saat tempat pemungutan suara ditutup pada Hari Pemilihan, namun posisinya merosot selama beberapa hari seiring dengan dihitungnya surat suara tambahan. Trump menggambarkan pergeseran tersebut dengan kekehan, mencatat laporan bahwa Pratt "tidak berjalan dengan baik" meskipun sempat memimpin sebelumnya.
Pratt, yang terdaftar sebagai anggota Partai Republik, telah berjanji untuk terus menyoroti berbagai masalah dalam kepemimpinan kota, termasuk tanggapan walikota petahana Karen Bass terhadap Kebakaran Palisades. Ia mengatakan fokusnya tetap pada hasil praktis daripada tujuan partisan. Trump tidak memberikan dukungan formal apa pun selama pernyataannya tersebut.