Spencer Pratt tampaknya telah mengakui kekalahan setelah menempati posisi ketiga dalam pemilihan pendahuluan wali kota Los Angeles. Bintang reality show tersebut kini mengancam akan membongkar rahasia salah satu pesaingnya melalui sebuah rekaman.
Spencer Pratt memperoleh 25,8 persen suara dalam pemilihan pendahuluan tanggal 2 Juni, menempatkannya di belakang petahana Karen Bass dan anggota dewan kota Nithya Raman. Ia sebelumnya diperkirakan akan melaju ke pemilihan umum bulan November.
Dalam sebuah video berjudul Saving LA - Part III, Pratt mengatakan ia mengikuti pemilihan tersebut untuk membongkar korupsi, bukan untuk mengejar kekuasaan. Ia menyebut kandidat lain sebagai "bodoh dan lebih bodoh" serta "komunis korup," sambil mengklaim bahwa ia memiliki bukti yang akan memaksa salah satu dari mereka mundur karena malu.
Pratt menambahkan bahwa materi tersebut sebenarnya disimpan untuk pemilihan umum, namun kini akan dirilis setelah pemenang pemilihan pendahuluan disahkan. Ia menyatakan tujuannya tetap tidak berubah dan memperingatkan bahwa masalah di kota tersebut akan semakin parah.
Mantan bintang The Hills tersebut juga membahas rencana untuk meninggalkan Los Angeles, dengan mengatakan ia akan tetap tinggal meskipun ada komentar sebelumnya. Presiden Donald Trump menyebut hasil pemilihan pendahuluan tersebut sebagai kecurangan pemilu, meskipun Pratt menerima hasilnya.