Spencer Pratt mengkritik sistem pemilu California setelah kalah dalam pemilihan wali kota

Mantan bintang reality show Spencer Pratt merilis video yang menuduh proses pemungutan suara di California memungkinkan terjadinya kecurangan setelah kekalahannya dalam pemilihan wali kota Los Angeles. Video berdurasi sembilan menit yang diunggah pada 9 Juli 2026 tersebut mengeklaim bahwa sistem surat suara melalui pos menciptakan kesan ketidakwajaran.

Pratt, yang menempati posisi kedua pada Hari Pemilihan, mengatakan bahwa surat suara melalui pos yang datang belakangan telah mendongkrak perolehan suara kandidat posisi ketiga, Nithya Raman. Ia berargumen bahwa mengizinkan penghitungan suara dilakukan beberapa hari setelah tempat pemungutan suara ditutup akan merusak kepercayaan terhadap hasil pemilu.

Dalam video tersebut, Pratt membandingkan sistem yang ada dengan brankas bank yang tidak terkunci. "Bagaimana Anda bisa mengamankan uang jika Anda tidak bisa mengunci brankasnya?" tanyanya. Ia menambahkan bahwa kesan adanya kecurangan sudah memengaruhi hasil pemilu terlepas dari apakah terjadi kesalahan yang nyata atau tidak.

Pratt menyerukan perubahan besar dan memperingatkan bahwa para pelaku kecurangan akan menghadapi konsekuensinya. "Untuk kalian semua para pelaku kecurangan di luar sana, kami telah mengawasi kalian," ujarnya. "Dan keadilan akan segera ditegakkan."

Artikel Terkait

Election workers counting ballots in California amid fraud allegations by Trump, with Karen Bass leading the LA mayoral race.
Gambar dihasilkan oleh AI

Penghitungan suara di California berlarut-larut dengan Trump tuduh adanya kecurangan

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Penghitungan suara dalam pemilihan pendahuluan gubernur California dan pemilihan wali kota Los Angeles masih belum selesai hampir 48 jam setelah tempat pemungutan suara ditutup pada Selasa. Presiden Donald Trump menuduh Partai Demokrat mencuri pemilu melalui penghitungan yang tertunda. Wali kota petahana Karen Bass memimpin kontes pemilihan wali kota dan telah mengamankan posisi di putaran kedua.

Presiden Donald Trump mendesak mantan bintang reality show Spencer Pratt untuk menentang hasil pemilihan pendahuluan walikota Los Angeles. Berbicara pada hari Jumat, Trump mengeklaim bahwa proses pemilihan di California telah dicurangi. Ia menunjuk penundaan dalam penghitungan suara sebagai bukti adanya potensi kecurangan.

Dilaporkan oleh AI

Spencer Pratt menempati posisi ketiga dalam pemilihan pendahuluan wali kota Los Angeles dengan perolehan sekitar 26 persen suara. Anggota dewan kota yang progresif, Nithya Raman, menyalip perolehan suaranya dalam penghitungan dan maju ke pemilihan umum. Pratt dan para pendukungnya menduga adanya kecurangan dalam beberapa hari setelah hasil tersebut keluar.

Kandidat wali kota Los Angeles, Spencer Pratt, kembali mengangkat sebuah video yang menyerukan penegakan hukum lokal yang lebih ketat guna mencegah operasi federal Immigration and Customs Enforcement (ICE) di kota tersebut. Ia menuduh wali kota petahana, Karen Bass, bermain politik yang mengundang intervensi semacam itu.

Dilaporkan oleh AI

Bintang televisi realitas Spencer Pratt merilis iklan kampanye yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI) pada 8 Mei, yang menampilkan versi ideal dari Los Angeles dengan jalanan bersih dan ruang publik yang aman. Video tersebut dirilis menyusul penampilannya dalam debat calon wali kota awal pekan ini. Iklan tersebut membandingkan tantangan kota saat ini dengan visi yang menurut Pratt dapat diwujudkan melalui kebijakan-kebijakannya.

Kandidat wali kota Los Angeles, Spencer Pratt, mengunggah video kampanye baru pada 18 Mei yang memarodikan lagu tema sitkom tahun 1990-an, The Fresh Prince of Bel-Air.

Dilaporkan oleh AI

Kandidat wali kota Los Angeles, Spencer Pratt, membantah laporan TMZ yang menyebutkan bahwa ia menyesatkan pemilih mengenai kondisi tempat tinggalnya. Laporan tersebut mengeklaim bahwa Pratt menginap di Hotel Bel Air yang mewah setelah rumahnya habis dilalap api dalam kebakaran Palisades tahun 2025, dan bukan di trailer Airstream yang ditampilkan dalam iklan kampanyenya.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak