Tingkat persetujuan kerja Presiden Donald Trump berada di angka 36% dalam jajak pendapat baru NPR/PBS News/Marist yang dilakukan pada 8-11 Juni 2026, dengan 59% responden menyatakan tidak setuju. Survei tersebut juga menemukan sekitar enam dari 10 orang Amerika tidak setuju dengan cara Trump menangani ekonomi, di tengah kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai biaya seperti bensin dan bahan makanan.
Jajak pendapat terbaru NPR/PBS News/Marist menemukan posisi Trump secara keseluruhan terpuruk, dengan 36% menyetujui kinerja kerjanya dan 59% menyatakan tidak setuju.Di bidang ekonomi, jajak pendapat menunjukkan ketidakpuasan yang meluas: enam dari sepuluh orang Amerika tidak setuju dengan cara Trump menanganinya, termasuk 22% dari Partai Republik, 65% dari Independen, dan 93% dari Partai Demokrat.Regina Kulenga, seorang pemilih Trump berusia 36 tahun di Georgia, mengatakan kepada NPR bahwa ia merasa frustrasi dengan apa yang ia lihat sebagai kurangnya kemajuan dalam harga dan janji-janji ekonomi. “Ekonomi sedang sangat menderita saat ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa ia merasa kondisinya menjadi “jauh lebih buruk daripada sebelumnya.”Tidak semua pandangan seragam negatif. Greg Votel, seorang pensiunan petugas penegak hukum berusia 68 tahun di Minnesota, membela Trump dalam komentarnya kepada NPR dan berpendapat bahwa perubahan membutuhkan waktu. “Itu tidak terjadi dalam semalam,” ujarnya.