Smartphone T1 yang ditunggu-tunggu Trump Mobile sedang mengalami perubahan signifikan, termasuk kamera yang didesain ulang dan biaya lebih tinggi bagi pembeli baru, menurut laporan terbaru. Eksekutif mengonfirmasi perubahan manufaktur dan harga selama wawancara dengan The Verge. Perangkat tersebut masih dijadwalkan rilis akhir tahun ini, meskipun tanpa tanggal pasti.
Trump Mobile, startup di balik smartphone bermerek, telah mengungkap pembaruan pada model T1 yang menyimpang dari janji awal. Laporan dari The Verge, diterbitkan pada 7 Februari 2026, merinci percakapan dengan eksekutif Don Hendrickson dan Eric Thomas, dua dari tiga pemimpin perusahaan. Desain T1 telah berevolusi, terutama susunan kameranya. Konsep awal mirip dengan iPhone Apple, tetapi versi hampir final menampilkan tiga kamera dalam tumpukan vertikal yang tidak sejajar, seperti terlihat pada tangkapan layar bocor. Perubahan ini berkontribusi pada persepsi estetika yang kurang halus. Harga juga bergeser. Pelanggan yang membayar deposit $100 masih akan menerima ponsel seharga total $499 dengan 'harga pengantar,' kata Hendrickson kepada The Verge. Namun, pembeli baru tanpa deposit bisa membayar hingga $999. Penyesuaian ini menandai penyimpangan dari klaim keterjangkauan sebelumnya. Detail manufaktur juga berubah. Perusahaan awalnya mempromosikan T1 sebagai 'dibangun dengan bangga di Amerika Serikat,' tapi situs web sekarang menggambarkannya sebagai 'tangan Amerika di balik setiap perangkat.' Thomas menjelaskan bahwa perakitan akhir akan dilakukan di Miami, bukan produksi penuh AS. Tidak ada tanggal rilis spesifik yang diumumkan, tapi situs web Trump Mobile menyatakan T1 akan diluncurkan 'akhir tahun ini.' Artikel terpisah dari TechRadar hari yang sama menggemakan kemajuan tampak perangkat tersebut, mencatat sekilas desain terbaru dan mempertanyakan ketepatan waktunya. Perkembangan ini menyoroti tantangan Trump Mobile dalam memenuhi hype awal di tengah tekanan ekonomi dan rantai pasok di pasar smartphone.