Gaya 'weave' Trump siap untuk pidato State of the Union periode kedua

Presiden Donald Trump bersiap menyampaikan apa yang setara dengan pidato State of the Union pertama di masa jabatan keduanya, menggunakan teknik komunikasi khasnya 'weave'. Gaya ini, yang melibatkan penghubung topik secara artistik untuk menarik audiens, telah dipuji para ahli sebagai sangat efektif. Pidato yang dijadwalkan pada Selasa akan membahas pencapaian pemerintahan dan rencana masa depan terkait ekonomi, imigrasi, dan isu global.

Donald Trump selama ini menghindari pidato konvensional demi apa yang disebutnya 'weave', metode transisi antar topik untuk menjaga minat audiens. Seperti yang dia jelaskan kepada Joe Rogan, "Jika hanya membaca teleprompter, tidak ada yang akan bersemangat. Anda harus menyusunnya, kalau tidak, tidak bagus." Pendekatan ini, yang mungkin tampak mengoceh bagi sebagian orang, berujung pada pesan yang kohesif dan diharapkan membahas topik seperti negosiasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina serta penolakan terhadap transjenderisme.

Para ahli menyoroti keahlian retoris Trump. Matthew Continetti, direktur Studi Kebijakan Dalam Negeri di American Enterprise Institute, menyebutnya sebagai "komunikator presiden paling efektif" dalam hidup banyak orang Amerika, mencatat penampilan mendominasi di momen kunci. Mantan Ketua DPR Newt Gingrich menekankan latar belakang Trump selama 13 tahun sebagai pembawa The Apprentice, mengatakan ia berkomunikasi seefektif presiden mana pun dalam sejarah dan harus menghibur untuk mendidik. Pembawa acara Daily Wire Michael Knowles memuji penguasaan Trump atas bahasa Inggris, menggunakan diksin puitis dan retorika kokoh yang menunjukkan ia tahu "kata-kata terbaik".

Pidato Selasa akan dimulai dengan garis besar pencapaian sejauh ini, diikuti rencana menangani ekonomi, imigrasi ilegal, dan konflik internasional, menurut Gedung Putih. Trump akan berpidato di hadapan Kongres, Mahkamah Agung, dan pejabat tinggi, tapi memprioritaskan audiens Amerika yang lebih luas. Mantan penulis pidato Mary Kate Cary, yang melayani di bawah George H.W. Bush, mengamati bahwa reaksi di luar ruangan sering lebih penting, memungkinkan Trump menyesuaikan penyampaiannya.

Gangguan Demokrat yang diantisipasi, seperti walkout atas isu transjender atau properti seperti pembuat suara dan karton telur, bisa menguji adaptabilitas Trump. Gingrich memprediksi Trump akan mendominasi, mengandalkan intuisi audiensnya, sambil menyarankan Ketua Johnson mengeluarkan anggota pengganggu jika diperlukan. Dalam State of the Union 2020, Trump mematuhi skrip dengan ketat, menyoroti peluang di Amerika dengan baris seperti "Amerika adalah tempat di mana segala sesuatu bisa terjadi." Ia juga memberikan Medali Kebebasan Presiden kepada Rush Limbaugh, mengaduk emosi.

Mollie Hemingway dari The Federalist menyebut pidato itu sulit ditandingi, mencatat resonansinya dengan orang Amerika biasa daripada elit, dibuktikan Nancy Pelosi merobeknya. Presiden Heritage Foundation Kevin Roberts menambahkan bahwa retorika Trump terhubung karena ia memberikan hasil, dari keamanan perbatasan hingga memprioritaskan Amerika. Dengan acara berlangsung hingga sekitar pukul 11:30 malam, ada waktu cukup bagi 'weave' Trump untuk terungkap.

Artikel Terkait

House Speaker Mike Johnson invites President Trump to deliver the State of the Union address on Feb. 24, 2026.
Gambar dihasilkan oleh AI

Johnson undang Trump sampaikan State of the Union pada 24 Feb 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Ketua DPR Mike Johnson telah mengundang Presiden Donald Trump untuk menyampaikan pidato State of the Union pertama dalam masa jabatan keduanya pada 24 Februari 2026, menurut surat yang dirilis Rabu.

Presiden Donald Trump berpidato kepada anggota legislatif Republik di Washington pada Selasa, menekankan kesuksesan administrasi keduanya untuk memperkuat peluang GOP di pemilu paruh waktu mendatang. Berpidato di retret GOP DPR, ia mendesak partai untuk memanfaatkan kemenangan ini melawan kebijakan Demokrat. Acara tersebut menyoroti strategi sukses pemilu di tengah ketegangan politik.

Dilaporkan oleh AI

U.S. President Donald Trump delivered an address to the nation on December 17, 2025, from the White House, highlighting progress in migration, economy, and security during his first year in office. He announced bonuses for the military and promised further tax cuts and inflation reductions. While speculation swirled around topics like the USMCA and Venezuela, the speech focused on domestic achievements.

Di tahun pertama masa jabatan kedua, Presiden Donald Trump telah mendefinisikan ulang 'America First' sebagai penggunaan agresif kekuatan unilateral AS secara global, bukan isolasionisme. Tindakan termasuk blokade kapal tanker minyak Venezuela, tarif pada sekutu, dan upaya mengakhiri konflik seperti perang di Gaza. Kritikus mempertanyakan keberlanjutan kesepakatan transaksional ini dan ketegangan pada aliansi.

Dilaporkan oleh AI

Presiden Donald Trump membagikan pesan Natal yang provokatif di Truth Social, mengucapkan selamat kepada semua termasuk 'sampah kiri radikal' sambil menyoroti pencapaian masa jabatan keduanya. Postingan itu membandingkan kebijakan pemerintahannya dengan mantan Presiden Joe Biden. Pesan resmi Gedung Putih dan departemen mengikuti dengan nada lebih tradisional.

Sen. Elizabeth Warren berpidato di National Press Club di Washington pada 12 Januari 2026, mendesak Demokrat untuk berkampanye dengan agenda ekonomi populis yang eksplisit dan menolak tekanan dari donor kaya dan kepentingan korporat menjelang pemilu midterm 2026.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

United States Ambassador to the United Nations Mike Waltz has described President Donald Trump’s efforts to steer the UN back toward what he calls its core post–World War II mission of promoting peace. In a recent interview with The Daily Wire, Waltz emphasized pursuing an America First–aligned reform agenda, including defunding programs he deems non‑essential and pushing other countries to share more of the security burden.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak