President Trump attending the dignified transfer of two fallen soldiers' remains with flag-draped coffins and military honor guard.
President Trump attending the dignified transfer of two fallen soldiers' remains with flag-draped coffins and military honor guard.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump dijadwalkan menghadiri pemulangan jenazah dua tentara yang gugur

Gambar dihasilkan oleh AI

Presiden Donald Trump dijadwalkan untuk menghadiri pemulangan bermartabat jenazah dua tentara Angkatan Darat AS yang tewas dalam serangan Iran di sebuah pangkalan di Yordania. Pentagon mengidentifikasi kedua tentara tersebut pada hari Senin sebagai Letnan Satu Tyler James Feehan dan Prajurit Isabella Gonzales.

Departemen Pertahanan merilis nama kedua tentara tersebut pada hari Senin. Feehan, 25 tahun, dari Ewa Beach, Hawaii, gugur dalam tugas pada 18 Juli 2026, setelah rudal balistik Iran menghantam Pangkalan Udara Muwaffaq Salti. Gonzales, 19 tahun, dari Carrollton, Texas, gugur dalam tugas pada 17 Juli selama serangan yang sama.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengumumkan bahwa Trump akan menghadiri pemulangan bermartabat tersebut pada Selasa malam di Pangkalan Angkatan Udara Dover. “Presiden dan seluruh Gedung Putih turut mendoakan keluarga mereka,” ujar Leavitt.

Komando Pusat AS telah melakukan serangan selama sembilan malam berturut-turut terhadap target militer Iran. Serangan tersebut bertujuan untuk mengurangi kemampuan Iran dalam menyerang kapal-kapal di Selat Hormuz.

Ini menandai pemulangan bermartabat keempat yang dihadiri oleh Trump selama masa jabatan keduanya.

Apa yang dikatakan orang

Para pengguna berbagi belasungkawa dan doa bagi tentara yang gugur, Feehan dan Gonzales. Beberapa memuji kehadiran Presiden Trump dalam pemulangan bermartabat tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan. Yang lain mengungkapkan kesedihan atas serangan Iran atau menyoroti konflik yang sedang berlangsung dengan seruan untuk melakukan tindakan balasan. Beberapa pihak menyoroti konfirmasi dari pejabat Gedung Putih.

Artikel Terkait

Illustration of President Trump outlining military plans in response to Iranian threats.
Gambar dihasilkan oleh AI

Trump details military plan if Iran assassinates him

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

President Donald Trump said Friday he has left instructions for a major military response if Iran carries out threats to kill him. The remarks followed prominent calls for his assassination at state funerals for former Iranian Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei.

Two American troops died Saturday in an Iranian strike on Jordan, according to U.S. Central Command. A third service member is still missing following the attack.

Dilaporkan oleh AI

Several U.S. citizens traveled to Iran this week for the funeral of former Supreme Leader Ali Khamenei, who was killed in U.S.-Israeli strikes earlier this year. They participated in events organized by Iranian officials and shared messages on social media.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak