Perdana menteri Inggris serukan tindakan lebih tegas terhadap protes Gaza

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah mendesak langkah-langkah yang lebih kuat terhadap seruan-seruan tertentu dalam aksi protes pro-Palestina di tengah meningkatnya insiden antisemitisme. Ia angkat bicara menyusul penusukan dua pria Yahudi di London, yang dikategorikan oleh kepolisian sebagai tindakan terorisme. Tingkat ancaman teror di Inggris kini telah dinaikkan menjadi parah.

Keir Starmer memperingatkan pada hari Sabtu bahwa tindakan yang lebih tegas diperlukan terhadap orang-orang yang meneriakkan frasa seperti 'globalize the intifada' dalam pawai pro-Palestina yang memprotes perang di Gaza. Ia membela hak untuk berunjuk rasa, namun mengatakan bahwa beberapa pawai mungkin perlu dilarang karena dampak kumulatifnya terhadap insiden antisemitisme. 'Ketika Anda melihat, ketika Anda mendengar beberapa seruan itu — 'globalize the intifada' adalah salah satu yang akan saya soroti — maka jelas harus ada tindakan yang lebih tegas terkait hal tersebut,' ujar Starmer kepada BBC. Kata dalam bahasa Arab, intifada, diterjemahkan menjadi 'pemberontakan'.Seorang pria berusia 45 tahun didakwa pada hari Jumat atas percobaan pembunuhan setelah menusuk dua pria Yahudi pada hari Rabu di Golders Green, sebuah pusat komunitas Yahudi di Inggris. Polisi mendeskripsikan serangan tersebut sebagai terorisme, yang merupakan bagian dari serangkaian insiden termasuk pembakaran baru-baru ini terhadap sinagoge dan situs-situs Yahudi di London. Tingkat ancaman teror di Inggris dinaikkan dari substansial menjadi parah, yaitu tingkat tertinggi kedua, yang menandakan serangan sangat mungkin terjadi dalam enam bulan ke depan dari ancaman Islamis atau sayap kanan ekstrem.Komisaris Polisi Metropolitan Mark Rowley memperingatkan pada hari Jumat bahwa warga Yahudi Inggris menghadapi ancaman terbesar yang pernah ada, ditargetkan oleh para ekstremis dari berbagai spektrum. 'Fakta yang mengerikan adalah bahwa warga Yahudi ada dalam daftar sasaran semua pihak, semua kelompok penuh kebencian tersebut, baik dari sayap kanan ekstrem, sayap kiri ekstrem, teroris Islamis, maupun teroris sayap kanan, dan beberapa negara yang memusuhi kini juga dengan semacam ancaman yang terkait dengan Iran,' ungkapnya kepada The Times.Insiden antisemitisme telah melonjak sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel, dengan Community Security Trust mencatat 3.700 insiden pada tahun 2025, naik dari 1.662 pada tahun 2022. Penduduk setempat mengungkapkan ketakutan mereka. 'Ini benar-benar mengerikan... Kami harus hidup dalam ketakutan — terus-menerus melihat ke belakang bahu kami,' ujar seorang warga Yahudi Ortodoks kepada CBS News.

Artikel Terkait

Illustration of Jewish politicians facing threats from political extremes in Congress.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rising threats target Jewish politicians amid partisan divides

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Jewish members of Congress face direct violent threats from both political extremes.

A man was stabbed in Belfast in an attack that prompted immediate calls for anti-immigration protests across Northern Ireland. Police detained a Sudanese suspect and appealed for calm as some demonstrators gathered and set vehicles on fire.

Dilaporkan oleh AI

The United Kingdom raised its terrorism threat level to 'severe', the second highest in a five-tier system, after an antisemitic attack in London. The interior ministry said this means an attack is 'highly likely' in the next six months. The incident on Wednesday involved two Jewish men who were stabbed.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak