UKM AS mengungguli Inggris dalam adopsi AI

Usaha kecil dan menengah dengan cepat merangkul kecerdasan buatan, tetapi kesenjangan semakin melebar antara Amerika Serikat dan Inggris. UKM AS memimpin jalan, sementara rekan-rekan mereka di Inggris tertinggal dalam perlombaan teknologi ini.

Adopsi AI di kalangan usaha kecil dan menengah (UKM) sedang meningkat pesat secara global, namun terdapat perbedaan mencolok yang muncul antara pasar AS dan Inggris. Menurut analisis terbaru, UKM AS bergerak maju dalam mengintegrasikan teknologi AI, menempatkan mereka di garis depan dorongan inovasi ini. Kesenjangan ini menyoroti laju adopsi teknologi yang berbeda, dengan bisnis Amerika menunjukkan kesiapan lebih besar untuk memanfaatkan AI guna perbaikan operasional. Sebaliknya, UKM Inggris tampak tertinggal, kemungkinan karena akses yang bervariasi terhadap sumber daya, lingkungan regulasi, atau prioritas investasi. Tren ini menggarisbawahi keunggulan kompetitif yang dapat diperoleh oleh adopter AI awal, karena bisnis di AS memanfaatkan alat-alat ini untuk meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan. Saat AI terus mengubah industri, mengatasi kesenjangan transatlantik ini bisa menjadi krusial bagi UKM Inggris untuk tetap kompetitif di panggung global.

Artikel Terkait

Presidents of South Korea and the US signing an AI cooperation deal at the APEC summit, shaking hands over agreement documents with flags and tech displays in the background.
Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea and US to sign AI cooperation deal

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

South Korea and the United States are set to sign a deal on October 29 to enhance cooperation in AI and advanced technologies during the Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) summit. The agreement accompanies a meeting between the two presidents and focuses on strengthening AI export controls and easing data regulations. It aims to foster comprehensive collaboration in science and technology for future prosperity.

Laporan baru menunjukkan bahwa era hype AI telah berakhir, dengan bisnis beralih dari eksperimen ke menuntut implementasi nyata dan pengembalian. Namun, banyak perusahaan kesulitan mencapai kesuksesan AI, seperti yang disoroti oleh alasan kegagalan umum yang diuraikan dalam analisis. Evolusi ini menandai fase pematangan dalam adopsi AI.

Dilaporkan oleh AI

Jumlah perusahaan yang mengevaluasi risiko keamanan terkait kecerdasan buatan semakin bertambah, menandai perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Tren ini menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi di kalangan bisnis terhadap kerentanan potensial dalam teknologi AI. Perkembangan ini terjadi saat organisasi memprioritaskan langkah-langkah perlindungan terhadap ancaman baru.

South Korea is set to enforce a comprehensive AI regulatory framework on January 22, 2026, becoming the world's first country to do so. The law aims to promote AI development through a national committee and three-year plans while imposing safety and transparency requirements, but startups express concerns over insufficient preparation time and burdens on smaller firms.

Dilaporkan oleh AI

More than 40% of top executives at major Japanese companies expect their workforce to shrink over the next decade due to generative AI, according to a Yomiuri Shimbun survey. Over 30% already incorporate the technology into management decisions, though many caution against full reliance for ethical, safety, or complex issues.

China's vice minister of industry and information technology, Zhang Yunming, said at a January 22 press conference that the number of AI firms exceeded 6000 in 2025, with the core industry expected to surpass 1.2 trillion yuan. The sector highlighted how advanced manufacturing and AI-driven industries provided strong momentum for growth, boosting manufacturing value added by 5.9%.

Dilaporkan oleh AI

A poll by the Korea Chamber of Commerce and Industry (KCCI) shows South Korean workers have cut their hours by an average of 8.4 per week, or 17.8 percent overall, thanks to generative AI platforms. More than half of respondents use such tools daily, with the highest adoption in the information and telecommunications sector.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak