Victor Osimhen mencetak hat-trick yang membawa Galatasaray meraih kemenangan 3-0 atas Ajax Amsterdam pada matchday 4 UEFA Champions League. Gol-gol penyerang Nigeria itu terjadi pada menit ke-59, 66, dan 78, mendorong Galatasaray ke peringkat kesembilan dengan 9 poin. Penampilan ini mencatatkan beberapa rekor bagi Osimhen dan klub.
Galatasaray meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Ajax Amsterdam di fase liga UEFA Champions League pada matchday 4, berkat penampilan gemilang Victor Osimhen. Mantan penyerang Napoli itu mencetak ketiga gol, menemukan jala hanya dalam 19 menit pada babak kedua. Gol-golnya termasuk sundulan pada menit ke-59, 66, dan 78, membantu Galatasaray memperbaiki rekor menjadi 3-0-1 dengan selisih gol +2 untuk 9 poin, menempatkan mereka di peringkat kesembilan dan bersaing untuk babak playoff.
Hat-trick Osimhen bersifat bersejarah dari berbagai sudut. Ini hanya kali kedua seorang pemain Galatasaray mencetak hat-trick di sejarah Champions League, menyusul treble Burak Yilmaz melawan Cluj pada 2012—13 tahun lalu. Bagi Osimhen, gol-gol itu membawa totalnya di Champions League menjadi 6 musim ini, termasuk satu melawan Liverpool dan dua melawan Bodo/Glimt. Ia kini telah mencetak gol di 8 pertandingan Eropa terakhirnya, dengan 5 dari Europa League musim lalu dan 3 dari kampanye ini, mendekati rekor Cristiano Ronaldo dengan 11 pertandingan beruntun mencetak gol.
Sebagai pemain Nigeria, Osimhen menjadi yang pertama mencetak hat-trick di Champions League dalam 25 tahun, meniru Yakubu Ayegbeni untuk Maccabi Haifa pada 2002. 25 gol Eropanya juga menjadikannya pencetak gol Nigeria terbanyak di kompetisi tersebut, melampaui Obafemi Martins.
Hasil ini menambah intensitas fase liga, di mana tim seperti Galatasaray berada di antara kandidat untuk tempat knockout. Klub-klub Inggris, termasuk yang memiliki rekor sempurna seperti Arsenal dan Bayern Munich dengan 12 poin, terus mendominasi, tetapi penampilan Osimhen menyoroti ancaman baru dari liga-liga lain.