Warren Steven Scott luncurkan koleksi pakaian pria yang terinspirasi dari Marco Mengoni

Desainer yang berbasis di Toronto, Warren Steven Scott, telah meluncurkan koleksi pakaian pria pertamanya. Koleksi tersebut mengambil inspirasi langsung dari gaya panggung penyanyi pop Italia, Marco Mengoni.

Scott, yang merupakan keturunan penduduk asli dari Bangsa Nlaka’pamux di British Columbia, mengunjungi Italia tahun lalu untuk menghadiri konser Mengoni di Bologna, Roma, dan Florence. Ia mengagumi pakaian monokromatik sang penyanyi dengan berbagai hiasan, yang banyak diatur gayanya oleh Lorenzo Posocco.

Koleksi yang bertajuk “The Place Where We Went Together, Remember?” ini mulai dijual pada 2 Juli. Koleksi ini menampilkan blus dengan tali ikat, mantel berhiaskan payet, serta celana panjang model convertible dengan harga antara 200 hingga 2.500 dolar AS.

Scott mengatakan bahwa pakaian-pakaian tersebut dirancang untuk acara-acara khusus dan momen ala panggung di kehidupan sehari-hari. Ia berharap karya-karyanya ini memungkinkan pemakainya untuk menikmati gaya berpakaian dengan pergerakan dan dampak visual yang menarik.

Artikel Terkait

Massimo Giorgetti unveiled the MSGM Spring 2027 Menswear collection at Ordet art gallery in Milan. The presentation combined fashion with a commissioned video installation by artist P. Staff.

Dilaporkan oleh AI

Designer Luca Magliano showed his spring 2027 menswear line at the Paris restaurant Maxim’s on June 27. The collection drew inspiration from 1970s family photographs provided by his staff.

Charles Jeffrey has released a lookbook and short film for his Loverboy brand's Spring 2027 menswear collection. The decision follows challenges from the past year tied to the sale of Italian fashion incubator Tomorrow Ltd.

Dilaporkan oleh AI

Graduating seniors from Savannah College of Art and Design displayed their Fall 2026 ready-to-wear designs in an outdoor show at the SCAD museum. The event highlighted more than 60 student collections with strong menswear and eveningwear elements. Dean Dirk Standen praised the students' optimistic yet clear-eyed approach to the future.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak