Wanita asal Washington divonis 20 tahun penjara karena membunuh pengemudi Uber di Seattle

Neiana Allen-Bailey, 20, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas pembunuhan tingkat dua terhadap pengemudi Uber, Amare Geda, 52, di pusat kota Seattle pada tahun 2023. Ia menembak Geda saat korban berada di dalam Toyota Prius miliknya selama sif malam, lalu membawa kendaraan tersebut selama dua hari sebelum akhirnya ditangkap. Keluarga dan rekan sesama pengemudi mengenang Geda sebagai seorang ayah pekerja keras asal Ethiopia.

Neiana Allen-Bailey mengaku bersalah atas pembunuhan tingkat dua setelah menembak Amare Geda sekitar pukul 03.30 pagi di dekat First Avenue South dan South Walker Street. Polisi mengatakan dia menyeret tubuh korban dari mobil Prius tersebut dan meninggalkannya di jalan. Dia kemudian menggunakan mobil itu untuk mengunjungi keluarga di Skyway, menghisap ganja di Rainier Beach, menata rambut di Kent, dan mengisi bahan bakar di Renton sebelum polisi menangkapnya pada Agustus 2023 saat pengintaian di sebuah pameran jalanan di Denny Park, menurut catatan pengadilan daring dan laporan KOMO. Hukuman dijatuhkan Jumat lalu, dengan jaksa penuntut meminta masa hukuman yang lebih lama yang ditolak oleh pengadilan. Jaksa penuntut Thomas O'Ban mengatakan kepada pengadilan, 'Hari ini, hanya ada satu hukuman seumur hidup dan itu untuk Pak Geda.' Allen-Bailey menyatakan penyesalannya, dengan mengatakan, 'Saya tahu permintaan maaf dan penyesalan saya tidak akan memperbaiki keadaan... Saya minta maaf atas peran saya dalam situasi yang traumatis ini.' Putra Geda yang berusia 10 tahun telah menulis sebuah lagu yang diputar pada persidangan tersebut: 'Saya berharap saya bisa menghentikan ayah saya pergi bekerja malam itu... Di mana pun Ayah berada, saya harap Ayah aman.' Perwakilan keluarga, Daniel Negash Ajema, menggambarkan trauma abadi akibat 'pembunuhan yang kejam dan sadis' tersebut, menurut KING. Asosiasi Pengemudi Rideshare Seattle mencatat bahwa Geda bekerja dua pekerjaan selama 14 tahun, mengemudi Uber di malam hari dan bekerja di bandara pada siang hari. Seorang rekan pengemudi menyebutnya sebagai 'malaikat di bumi' pada persidangan tersebut.

Artikel Terkait

Courtroom illustration depicting Ghetts' sentencing for fatal London hit-and-run, with accident scene overlay.
Gambar dihasilkan oleh AI

Ghetts sentenced to 12 years for fatal London hit-and-run

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

UK grime artist Ghetts, whose real name is Justin Clarke-Samuel, has been sentenced to 12 years in prison for causing the death of a student in a hit-and-run incident. The 41-year-old pleaded guilty to dangerous driving charges after striking 20-year-old Yubin Tamang in Ilford, London, last October. He has also been banned from driving for 17 years.

Seorang pengemudi berusia 18 tahun di Tucson, Arizona, menerima hukuman penjara 2,5 tahun karena meninggalkan lokasi tabrakan fatal yang menewaskan seorang nenek berusia 75 tahun pada November tahun lalu. Alexis Eduardo Ibarra-Guerrero menabrak Sally Alcaraz Rodriguez saat wanita itu berjalan menuju halte bus, kemudian pergi setelah berhenti sebentar. Tabrakan tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan, sehingga membebaskannya dari dakwaan terkait kematian korban.

Dilaporkan oleh AI

Seorang pria berusia 37 tahun di Philadelphia menghadapi tuduhan pembunuhan setelah diduga menabrak seorang wanita dengan SUV-nya dalam tabrak lari yang menewaskannya. Insiden tersebut melemparkan korban terbang 20 kaki ke udara, menjatuhkan sepatu kets dan perhiasannya. Polisi mengidentifikasi tersangka setelah kecelakaan November 2024.

Sopir bus Milwaukee dijatuhi hukuman dua tahun penjara setelah tertidur di kemudi dan menewaskan pejalan kaki berusia 79 tahun pada Hari Natal 2024. Montrell Pharm mengaku no contest terhadap dakwaan pembunuhan akibat pengoperasian lalai dan mengemudi ugal-ugalan yang menyebabkan cedera berat. Insiden itu terjadi ketika busnya menabrak Robert Clemons di dekat North 47th Street dan Villard Avenue.

Dilaporkan oleh AI

Tameca N. Martin menghadapi dakwaan setelah diduga menabrak dan membunuh pejalan kaki Calvin Young Jr. dengan mobil SUV-nya di tempat penyeberangan jalan, lalu melarikan diri. Insiden tersebut terjadi pada 9 Maret di Milwaukee, dengan enam anak kecil di dalam kendaraannya. Video pengawasan polisi merekam kecelakaan tersebut, yang menunjukkan tubuh Young terlempar sejauh 108 kaki.

One day after Tainara Souza Santos' death from injuries in her ex-partner's dragging attack (see prior coverage), Douglas Alves da Silva now faces completed femicide charges, potentially up to 40 years in prison, amid family calls for justice.

Dilaporkan oleh AI

Teniki Steward mengaku bersalah atas tuduhan terkait kecelakaan mobil mematikan di Minneapolis yang merenggut nyawa dua wanita. Insiden itu terjadi ketika Steward menerobos beberapa lampu merah saat melaju kencang. Korban adalah sahabat karib yang sedang menuju untuk mengunjungi teman lain yang didiagnosis kanker.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak