Mantan anggota dewan WWE, Michelle McKenna dan Jeffrey Speed, memberikan deposisi dalam gugatan pemegang saham yang telah diselesaikan, yang merinci penyelidikan internal perusahaan terhadap Vince McMahon. Keterangan tersebut, yang dirilis ke publik bulan lalu, menunjukkan kesadaran awal dewan direksi mengenai tuduhan dari Janel Grant.
McKenna, yang bergabung dengan dewan direksi pada 15 September 2022, menyatakan bahwa ia yakin McMahon tidak dapat kembali setelah pensiun pada bulan Juli. Ia menjawab tidak ketika ditanya apakah ia memandang hubungan antara McMahon dan Grant sebagai perselingkuhan, dan menjawab ya ketika ditanya apakah ia melihatnya sebagai pelecehan seksual dan perdagangan seks.
Speed mengonfirmasi bahwa penyelidikan dewan menemukan pesan teks yang dikirim oleh McMahon kepada Grant, termasuk beberapa yang melibatkan Brock Lesnar. Ia mengatakan pesan-pesan tersebut dibacakan dengan lantang selama rapat dan menggambarkannya sangat vulgar, meskipun dewan tidak diperlihatkan foto-foto yang ditemukan.
McKenna tetap berada di dewan direksi selama merger WWE dan Endeavor. Ia sempat memberikan suara menentang kembalinya McMahon pada Desember 2022 sebelum akhirnya mendukungnya pada Januari 2023. Speed dikeluarkan dari dewan pada awal 2023 setelah McMahon kembali berkuasa.
Deposisi tersebut menunjukkan bahwa dewan direksi telah mengetahui tuduhan Grant jauh sebelum gugatan hukum tahun 2024 diajukan.