Gangguan Xbox Live memengaruhi banyak pengguna pada 17 Februari

Layanan Xbox Live milik Microsoft mengalami gangguan pada 17 Februari 2026, yang memengaruhi banyak pengguna. Platform game tersebut menghadapi masalah, sebagaimana dilaporkan oleh TechRadar. Detail tentang penyebab dan penyelesaian masih terbatas dalam liputan awal.

Pada 17 Februari 2026, Xbox Live, layanan game online milik Microsoft, mengalami gangguan bagi banyak pengguna di seluruh dunia. TechRadar melaporkan insiden tersebut dalam pembaruan langsung yang diterbitkan pada 15:52:38 UTC, menyatakan bahwa layanan tersebut mengalami beberapa masalah. Judul artikel, 'Xbox Live down untuk banyak orang – ini yang kami ketahui', menyoroti sifat luas dari gangguan tersebut. Gangguan tersebut mengganggu akses ke fitur game online, sesi multiplayer, dan layanan terkait bagi pengguna Xbox. Meskipun laporan awal tidak memberikan detail spesifik tentang ruang lingkup atau durasi, hal itu menekankan tantangan berkelanjutan dengan infrastruktur digital untuk platform game. Microsoft belum mengeluarkan pernyataan resmi dalam liputan yang tersedia. Insiden seperti ini tidak jarang terjadi pada layanan online berskala besar, tetapi peristiwa ini menarik perhatian karena waktunya selama jam penggunaan puncak. Pengguna melaporkan kesulitan dalam menghubungkan, meskipun jumlah yang terpengaruh tidak disebutkan secara tepat. Deskripsi TechRadar menekankan masalah layanan tanpa membahas penyebab teknis atau jadwal perbaikan. Saat informasi lebih lanjut muncul, pembaruan mungkin akan menjelaskan proses penyelesaian. Untuk saat ini, laporan tersebut berfungsi sebagai indikator awal dampak gangguan terhadap komunitas game.

Artikel Terkait

Illustration of a global Microsoft Azure outage affecting services worldwide, including in Sweden, showing a user facing an error screen with a map of impacted areas.
Gambar dihasilkan oleh AI

Microsoft azure hit by global outages

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Microsoft's cloud service Azure suffered major issues on Wednesday, affecting services worldwide including in Sweden. The disruptions began around 5 p.m. Swedish time and are expected to be resolved by midnight. Several Swedish sites like Systembolaget and SAS were temporarily down.

Situs web dan aplikasi GameStop mengalami gangguan signifikan pada 21 Januari 2026, memengaruhi banyak pengguna. Layanan kini kembali online, menyelesaikan masalah yang menghalangi akses bagi banyak orang. TechRadar melaporkan bahwa mereka yang tidak bisa memuat situs atau aplikasi tidak sendirian selama gangguan tersebut.

Dilaporkan oleh AI

YouTube encountered a global outage on February 18, 2026, impacting users in India, the US, and other countries with issues in video streaming and app access. According to Downdetector, India saw 19,097 complaints at 7:11 am. The company has acknowledged the disruption but provided no details on the cause or restoration timeline.

Layanan Cloudflare mengalami gangguan besar pada 18 November 2025, menyebabkan jutaan situs di seluruh dunia, termasuk X dan ChatGPT, tidak dapat diakses selama sekitar tiga jam. Perusahaan mengonfirmasi bahwa masalah ini disebabkan oleh bug lama yang terpicu perubahan konfigurasi rutin, bukan serangan siber. Cloudflare meminta maaf atas dampaknya terhadap pelanggan global.

Dilaporkan oleh AI

Gangguan besar di wilayah US-EAST-1 Amazon Web Services di Virginia Utara menyebabkan gangguan internet yang meluas pada pagi hari Senin, 20 Oktober 2025. Masalah resolusi DNS memengaruhi banyak platform, termasuk layanan Amazon sendiri dan aplikasi pihak ketiga. Insiden ini menyoroti kerentanan dalam infrastruktur cloud.

Microsoft's Xbox Series console continues to expand its library with a variety of recent titles across genres. From role-playing adventures to shooters and remakes, players have access to fresh content via Game Pass and direct purchases. Upcoming games promise further diversity in early 2026.

Dilaporkan oleh AI

In 2025, the video game industry's long-standing isolation from broader cultural and political issues began to break down, according to a Kotaku review of the year. This shift was highlighted by public responses to Microsoft's involvement in Israeli Defense Force operations in Gaza. The review frames the year as a pivotal and negative turning point for the industry and society.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak