Xi Jinping singgung ‘Perangkap Thucydides’ dalam sambutan pembukaan di KTT Beijing dengan Trump

Fakta terverifikasi

Presiden Tiongkok Xi Jinping menyinggung soal “Perangkap Thucydides” dalam sambutan pembukaan KTT di Beijing bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan mempertanyakan apakah kedua negara dapat menghindari konflik dan membangun kerangka kerja baru bagi hubungan kekuatan besar.

Presiden Tiongkok Xi Jinping menggunakan analogi sejarah untuk membingkai hubungan AS-Tiongkok di awal KTT dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Beijing.

Dalam sambutan pembukaannya, Xi mengatakan bahwa dunia sedang berada di “persimpangan jalan baru” dan mempertanyakan apakah Tiongkok dan Amerika Serikat dapat “melampaui apa yang disebut sebagai ‘Perangkap Thucydides’ dan membentuk paradigma baru bagi hubungan kekuatan besar,” menurut sebuah artikel opini yang diterbitkan oleh The Daily Wire yang mengutip pernyataannya.

“Perangkap Thucydides” adalah istilah yang dipopulerkan dalam beberapa tahun terakhir untuk menggambarkan gagasan bahwa ketegangan dapat meningkat ketika kekuatan yang sedang bangkit menantang kekuatan yang sudah mapan, sehingga meningkatkan risiko konflik. Penggunaan frasa tersebut oleh Xi telah banyak dicatat dalam pemberitaan pertemuan itu, meskipun artikel Daily Wire sendiri berfokus pada penyanggahan kegunaan konsep tersebut daripada memberikan transkrip resmi yang lebih lengkap mengenai sambutan pembukaan tersebut.

Artikel Terkait

Xi Jinping and Donald Trump shaking hands in Beijing to agree on China-US relations.
Gambar dihasilkan oleh AI

Xi and Trump agree on constructive strategic stability for China-US ties

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Chinese President Xi Jinping and U.S. President Donald Trump agreed on a new vision of building a constructive bilateral relationship of strategic stability during their talks in Beijing on Thursday.

The recent summit between Xi Jinping and Donald Trump in Beijing aimed to stabilize bilateral relations, with China proposing a partnership based on positive, healthy, constant and durable stability.

Dilaporkan oleh AI

The China Institutes of Contemporary International Relations released a paper on May 22 calling for peaceful coexistence between China and the US despite deepening rivalry. It warns that Washington’s position on Taiwan poses a major risk of conflict.

Donald Trump said arms sales to Taiwan would be discussed during his upcoming meeting with Xi Jinping. The remarks have prompted Taipei to monitor developments closely with Washington.

Dilaporkan oleh AI

US President Donald Trump left Beijing on Friday after a three-day state visit to China. He held summit talks with President Xi Jinping focused on trade, Taiwan and artificial intelligence, though few major agreements were confirmed.

U.S. President Donald Trump defended Japanese Prime Minister Sanae Takaichi after Chinese President Xi Jinping criticized her during a recent bilateral summit, according to the Yomiuri Shimbun.

Dilaporkan oleh AI

US Defence Secretary Pete Hegseth took a milder approach in his speech at the Shangri-La forum, avoiding direct references to China as a threat unlike his remarks last year.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak