Epstein
Komite pengawasan DPR AS menyetujui subpoena Jaksa Agung Pam Bondi terkait berkas Epstein
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Komite Pengawasan DPR AS yang dipimpin Partai Republik menyetujui subpoena untuk Jaksa Agung Pam Bondi dengan voting 24-19, setelah lima anggota Republik bergabung dengan Demokrat untuk mendukung usul dari Anggota DPR Nancy Mace. Panel tersebut mencari kesaksian Bondi mengenai penanganan Departemen Kehakiman terhadap catatan terkait Jeffrey Epstein serta masalah yang muncul selama rilis bertahap pemerintah atas materi tersebut.
Seorang hakim federal di Florida menolak gugatan pencemaran nama baik senilai 10 miliar dolar AS yang diajukan Presiden Trump terhadap The Wall Street Journal dan Rupert Murdoch terkait sebuah artikel yang menghubungkannya dengan Jeffrey Epstein. Hakim Distrik AS Darrin P. Gayles memutuskan bahwa Trump gagal membuktikan adanya niat jahat secara memadai, namun mengizinkan pengajuan gugatan yang telah direvisi. Keputusan tersebut keluar pada hari Senin menyusul gugatan bulan Juli yang dipicu oleh pemberitaan surat kabar tersebut mengenai sebuah surat tahun 2003.
Dilaporkan oleh AI
Lebih dari 40 penyintas Epstein dan model telah menandatangani surat yang menyerukan penyelidikan terhadap dugaan peran industri modeling dalam memfasilitasi pelecehan yang dilakukan Jeffrey Epstein. Surat-surat yang ditujukan kepada para pejabat, termasuk Jaksa Agung New York Letitia James, menyoroti kerentanan sistemik yang memungkinkan terjadinya eksploitasi. Model Alliance, yang mengorganisir upaya ini, menuntut pertanggungjawaban di luar pelaku individu.
A Swedish man who worked for Jeffrey Epstein denies any criminal activity after his name appeared in the Epstein files. He claims their collaboration was professional and that he has nothing to hide. The contact lasted for ten years until 2019.
Dilaporkan oleh AI
Ghislaine Maxwell, yang menjalani hukuman 20 tahun atas perannya dalam skema perdagangan seks Jeffrey Epstein, mengajukan hak Amandemen Kelima selama pemeriksaan virtual di depan Komite Pengawasan DPR pada Senin. Pengacaranya menyatakan dia akan bersaksi penuh tentang kejahatan Epstein hanya jika Presiden Donald Trump memberinya pengampunan, menambahkan bahwa dia bisa menjelaskan ketidakbersalahan Trump dan mantan Presiden Bill Clinton. Komite menyatakan kekecewaan tetapi bertekad mengungkap lebih banyak tentang rekan Epstein dan korban.
Komite Pengawasan DPR telah memilih untuk merekomendasikan agar mantan Presiden Bill Clinton dan mantan Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dianggap menghina Kongres karena menentang surat perintah terkait penyelidikan Jeffrey Epstein. Republikan berargumen bahwa Clintons menghalangi penyelidikan, sementara Demokrat menyebutnya politik partisan. Masalah ini kini menuju ke DPR penuh untuk persetujuan.
Dilaporkan oleh AI
Wakil Ro Khanna, Demokrat dari California, mengkritik Kementerian Kehakiman karena melewatkan tenggat waktu untuk merilis berkas tidak rahasia terkait Jeffrey Epstein. Dalam wawancara dengan NPR, ia menekankan perlunya transparansi mengenai dokumen yang ditahan yang bisa menjerat tokoh berpengaruh. Khanna dan penulis bersama Republikannya mendorong Kongres untuk campur tangan.
Bill Clinton menyangkal klaim Epstein 'suka yang muda', membela Trump dalam deposisi DPR yang diwajibkan
25 Februari 2026 16.50Demokrat Pengawasan tekan DOJ atas celah file Epstein terkait tuduhan melibatkan Trump
24 Februari 2026 10.42Demokrat Dewan Perwakilan akan selidiki penanganan DOJ atas halaman file Epstein hilang yang merujuk tuduhan melibatkan Trump
20 Februari 2026 20.19Mantan Pangeran Andrew ditangkap dalam penyelidikan Epstein
19 Februari 2026 05.24Pangeran Andrew mantan ditangkap karena email Epstein
03 Februari 2026 20.43Swedish top students named in Epstein documents
02 Februari 2026 13.32Ketua pengawasan DPR tolak upaya keluarga Clinton hindari voting penghinaan
01 Februari 2026 05.52File Epstein baru ungkap interaksi Pangeran Andrew
31 Januari 2026 17.33Swedish man recruited young women for Epstein
30 Januari 2026 11.08DOJ rilis bagian terakhir berkas Epstein