Gelombang Gravitasi
Analisis baru terhadap data gelombang gravitasi menunjukkan bahwa lubang hitam terberat di alam semesta muncul dari beberapa kali tabrakan di dalam gugus bintang yang padat, alih-alih dari keruntuhan bintang tunggal.
Dilaporkan oleh AI
Para peneliti mengusulkan bahwa gelombang gravitasi kuno di alam semesta awal menghasilkan partikel yang menjadi materi gelap. Studi oleh para ilmuwan dari Johannes Gutenberg University Mainz dan Swansea University ini menyarankan mekanisme baru yang melibatkan perubahan gelombang gravitasi stokastik menjadi fermion. Diterbitkan dalam Physical Review Letters, karya ini menjawab misteri utama dalam kosmologi.
Astronom mendeteksi tabrakan lubang hitam terkuat pada 11 September 2025, sesuai dengan prediksi Einstein. Peristiwa ini melibatkan penggabungan lubang hitam masif, menghasilkan gelombang gravitasi yang signifikan. Temuan ini dipublikasikan di jurnal sains terkemuka, memajukan astrofisika.