neurosains

Ikuti

Para peneliti menemukan bahwa otak tidak tertidur secara bertahap melainkan mengalami transisi cepat dari terjaga ke tidur hanya dalam hitungan menit. Titik kritis ini, yang diidentifikasi melalui data EEG dari lebih dari 1.000 orang, menantang pandangan lama bahwa awal tidur adalah proses inkremental. Temuan ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengobatan gangguan tidur seperti insomnia.

Dilaporkan oleh AI

Penelitian baru mengungkapkan bahwa kesulitan parah di masa kecil dapat meningkatkan kadar protein SGK1 di otak, yang berpotensi menjelaskan masalah kesehatan mental seumur hidup seperti depresi. Para ilmuwan menemukan aktivitas SGK1 yang lebih tinggi di hipokampus pada individu dengan riwayat trauma, dan menghambat protein pada tikus mengurangi efek stres. Penemuan ini dapat mengarah pada pengobatan yang ditargetkan, meskipun aplikasi pada manusia masih jauh.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak