Kanker Prostat

Ikuti

Sebuah tim internasional menemukan bahwa sel kanker prostat bergantung pada dua enzim, PDIA1 dan PDIA5, untuk bertahan hidup dan resistensi terhadap terapi. Memblokir enzim ini mengganggu reseptor androgen, menyebabkan kematian sel kanker dan meningkatkan efektivitas obat. Temuan tersebut, yang diterbitkan di PNAS, menyarankan cara baru untuk memerangi kanker prostat lanjut.

Dilaporkan oleh AI

Uji coba fase III menunjukkan bahwa menambahkan niraparib ke terapi kanker prostat standar secara signifikan menunda perkembangan penyakit pada pria dengan mutasi gen perbaikan DNA tertentu. Studi AMPLITUDE, yang melibatkan 696 pria dari 32 negara, melaporkan pengurangan risiko pertumbuhan kanker sebesar 37% secara keseluruhan dan 48% pada kasus bermutasi BRCA. Ini menandai langkah menuju pengobatan presisi untuk kanker prostat lanjutan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak