Seismologi

Ikuti

Para peneliti telah membuat peta global pertama yang menunjukkan bagaimana bagian terdalam mantel Bumi mengalami deformasi, terutama di wilayah tempat lempeng tektonik subduksi purba berada. Dengan menggunakan lebih dari 16 juta seismogram, tim tersebut mengonfirmasi pola yang diprediksi oleh model geodinamika. Temuan ini, yang diterbitkan dalam The Seismic Record, menawarkan wawasan baru mengenai aliran mantel di dekat batas inti-mantel.

Dilaporkan oleh AI

Peneliti di Universitas Stanford telah mengembangkan peta dunia pertama untuk gempa bumi langka yang terjadi jauh di dalam mantel Bumi, bukan kerak. Peristiwa sulit ini berkumpul di wilayah seperti Himalaya dan dekat Selat Bering. Studi, yang diterbitkan pada 5 Februari di Science, mengidentifikasi ratusan gempa seperti itu dan memperkenalkan metode baru untuk mendeteksinya menggunakan gelombang seismik.

Peneliti telah melacak sinyal getaran di dalam gunung berapi Oldoinyo Lengai Tanzania, menentukan lokasinya dalam tiga dimensi untuk pertama kalinya. Studi ini mengungkap getaran yang saling terkait pada kedalaman yang bervariasi, memberikan wawasan tentang pergerakan magma dan gas. Magma yang cair dan dingin dari gunung berapi karbonatit unik ini menghasilkan hasil tak terduga yang dapat meningkatkan ramalan letusan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak