15 perusahaan manajemen aset termasuk PPFAS menawarkan penguncian sukarela untuk folio

Lima belas perusahaan manajemen aset, termasuk PPFAS Mutual Fund, telah meluncurkan fasilitas penguncian sukarela untuk folio reksa dana. Fitur ini memungkinkan investor untuk memblokir penarikan dan debit untuk sementara. Diperkenalkan oleh Sebi, fasilitas ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kendali yang lebih baik.

Investor reksa dana di India sekarang dapat memilih penguncian sukarela pada folio mereka untuk mencegah penarikan dan debit yang tidak sah. Lima belas perusahaan manajemen aset (AMC), seperti PPFAS Mutual Fund, ICICI Prudential Mutual Fund, Groww Mutual Fund, dan BNP Paribas, telah menerapkan kerangka kerja yang diperkenalkan oleh Sebi ini. Fasilitas ini berlaku untuk kepemilikan demat maupun non-demat, yang memberikan investor kendali lebih besar atas investasi mereka. Aturan Sebi memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan penguncian melalui MF Central, sebuah platform terpusat untuk layanan reksa dana. Opsi pembekuan debit ini meningkatkan keamanan di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai penipuan dalam portofolio keuangan. PPFAS Mutual Fund termasuk di antara pengadopsi awal yang meluncurkan fitur ini kepada kliennya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas oleh regulator pasar India untuk memperkuat perlindungan investor. Kata kunci yang terkait dengan peluncuran ini mencakup ITI, LIC, Helio Mutual Fund, TrustMF, dan PGIM Mutual Fund, yang menunjukkan partisipasi luas di seluruh industri.

Artikel Terkait

Regulator pasar India telah melonggarkan persyaratan nominasi untuk akun demat dan investasi reksa dana. Perubahan ini berlaku mulai 1 September 2026. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan proses bagi investor sekaligus mengatasi masalah aset yang tidak diklaim.

Dilaporkan oleh AI

Securities and Exchange Board of India sedang mempertimbangkan penggunaan pinjaman intraday yang lebih luas bagi reksa dana untuk meningkatkan manajemen kas. Langkah ini akan melampaui batasan saat ini yang terikat pada pembayaran penarikan dana. Hal ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan waktu antara arus keluar dan masuknya dana.

Per 30 April 2026, sepuluh reksa dana saham memiliki dana kelolaan (AUM) masing-masing melebihi Rp 60.000 crore. Tiga dana teratas masing-masing melampaui Rp 1 lakh crore.

Dilaporkan oleh AI

Investor ritel menanamkan ₹38.440 crore ke dalam reksa dana saham bulan lalu, penurunan tipis dari tingkat Maret. Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian harga minyak dan lebih rendahnya pengumpulan SIP.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak