Asus dan Xreal bermitra pada kacamata gaming AR ROG R1 di CES 2026

Asus telah bekerja sama dengan Xreal untuk mengembangkan kacamata gaming AR ROG R1, yang dipamerkan di CES 2026 dengan tingkat penyegaran menonjol 240Hz. Kacamata ini dibangun di atas model Xreal yang ada tetapi memperkenalkan kinerja yang lebih halus untuk gaming. Pengumuman ini menyusul keputusan Asus untuk mengakhiri proyek headset Horizon OS-nya.

Di CES 2026, Asus mengungkap kacamata tampilan ROG R1 bekerja sama dengan Xreal, menekankan kemampuan gaming yang ditingkatkan. Kacamata ini memiliki tingkat penyegaran 240Hz, yang memberikan visual yang sangat halus saat terhubung ke perangkat seperti Asus ROG Xbox Ally X dan PC Asus. Ini menandai peningkatan dari Xreal One Pro, mempertahankan desain lensa yang lebih datar yang sama dan bidang pandang 57 derajat, serta kecerahan 700 nits.

Tidak seperti Xreal 1S, yang menawarkan rasio aspek 16:10 dan resolusi 1200p yang lebih cocok untuk gaming, ROG R1 tetap menggunakan spesifikasi sebelumnya di area tersebut. Kacamata ini juga mendukung konektivitas melalui dock media Asus, memungkinkan pergantian mulus antara PC dan konsol. Detail harga dan rilis belum diungkap, meskipun diharapkan melebihi biaya model Xreal lainnya, dengan angka perkiraan $800 yang disebutkan.

Kemitraan ini datang setelah Asus menghentikan proyek headset Horizon OS-nya, beralih fokus ke teknologi Xreal daripada platform Meta. Pembaruan ini digambarkan sebagai inkremental, menambah bidang kacamata tampilan dan pintar yang berkembang di 2026. Meskipun menjanjikan bagi gamer yang mencari tingkat penyegaran tinggi, mungkin tidak merevolusi kategori tersebut, terutama dengan pesaing seperti kacamata Beast milik Viture di cakrawala.

Artikel Terkait

CES 2026 booth showcasing Nvidia, Razer, and HyperX AI-enhanced gaming hardware amid excited crowds.
Gambar dihasilkan oleh AI

CES 2026 features AI-driven gaming hardware announcements

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

At the Consumer Electronics Show in Las Vegas, companies like Nvidia, Razer, and HyperX unveiled AI-enhanced gaming technologies aimed at improving performance and user experience. These reveals highlight the growing integration of artificial intelligence in gaming peripherals and software. While some are immediate updates, others remain conceptual prototypes.

Xreal telah mengumumkan versi terbaru dari kacamata sinema pribadi level pemula mereka, Xreal 1S, di CES 2026 di Las Vegas, dengan spesifikasi yang ditingkatkan dan harga lebih rendah. Perusahaan juga memperkenalkan aksesori Neo, baterai portabel dan dock yang dirancang untuk meningkatkan konektivitas dengan konsol Nintendo Switch. Perkembangan ini bertujuan membuat tampilan AR lebih mudah diakses untuk gaming dan konsumsi media.

Dilaporkan oleh AI

Di kantor Google di New York, prototipe kacamata pintar menampilkan fitur canggih seperti terjemahan real-time dan integrasi aplikasi. Perangkat ini, yang memadukan bantuan AI dengan teknologi wearable, siap diluncurkan pada 2026 oleh perusahaan besar. Tren ini menandakan pergeseran menuju pendamping realitas tertambah sehari-hari.

Di CES 2026, Nvidia mengumumkan tidak ada kartu grafis GeForce baru, malah menekankan peningkatan perangkat lunak seperti DLSS 4.5 dan peluncuran monitor G-Sync Pulsar. Pergeseran ini terjadi di tengah kekurangan RAM akibat permintaan AI, yang memengaruhi pembaruan GPU potensial di pertengahan generasi. Keynote CEO Jensen Huang memprioritaskan bisnis AI perusahaan daripada perangkat keras gaming.

Dilaporkan oleh AI

Rtings.com has identified the Asus ROG Swift OLED PG27UCDM as the top gaming monitor tested for 2026. This model features a premium 4K resolution and 240Hz refresh rate with a QD-OLED panel.

Asus has announced price adjustments for its gaming devices starting January 5, 2026, citing shortages driven by the AI boom. Reports indicate AMD and Nvidia will significantly raise GPU prices this year due to surging demand for components from AI data centers. These changes could delay next-generation consoles like the PlayStation 6.

Dilaporkan oleh AI

The Asus ROG Xbox Ally X handheld gaming device has seen its price rise significantly in Japan amid ongoing RAM and storage shortages. The increase, from ¥139,800 to ¥169,800, equates to about $196 more in US dollars. This change highlights broader challenges in the gaming hardware market driven by AI demand.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak