Illustration of a person using Meta's Ray-Ban smart glasses displaying AR apps and games, for a news article on developer access.
Illustration of a person using Meta's Ray-Ban smart glasses displaying AR apps and games, for a news article on developer access.
Gambar dihasilkan oleh AI

Meta buka akses kacamata Ray-Ban Display untuk pengembang aplikasi pihak ketiga

Gambar dihasilkan oleh AI

Meta mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka membuka kacamata Ray-Ban Display bagi para pengembang pihak ketiga untuk membuat aplikasi dan gim. Langkah ini memperluas opsi untuk perangkat seharga $800 yang diperkenalkan musim gugur lalu.

Meta mengizinkan pengembang untuk menciptakan pengalaman yang menggunakan layar kacamata dan pengendali Neural Band. Aplikasi dapat terhubung ke aplikasi seluler iOS atau Android yang sudah ada atau dijalankan sebagai aplikasi web, ujar perusahaan dalam pembaruan yang diposting pada 14 Mei. Contoh awal mencakup alat bantu ringkas seperti panduan pengembangan film interaktif serta gim sederhana seperti catur dan snake.

Apa yang dikatakan orang

Reaksi awal di X terhadap langkah Meta membuka kacamata Ray-Ban Display bagi pengembang pihak ketiga menyoroti antusiasme dari tim Meta dan para pengembang terkait peluang pembuatan aplikasi web dan seluler menggunakan HTML, CSS, JS, serta SDK untuk pengalaman bebas genggam. Beberapa pengguna berbagi kegembiraan atas potensi gim dan hamparan (overlay) layar, sementara seorang pengembang mencatat keterbatasan teknis pada mesin web seperti kurangnya IndexedDB atau API modern. Unggahan menekankan inovasi dalam komputasi yang dapat dikenakan (wearable computing) dengan umpan balik praktis yang beragam.

Artikel Terkait

Illustration of Ray-Ban Meta smart glasses with code being removed, representing the deletion of facial recognition features.
Gambar dihasilkan oleh AI

Meta removes face-recognition code from smart glasses app

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Meta has deleted unreleased facial recognition code from its Meta AI app, which powers smart glasses made with Ray-Ban and Oakley. The move came one day after WIRED reported the discovery of the dormant system. The app is installed on more than 50 million phones.

Meta introduced a new lineup of display-free smart glasses on Monday in New York, featuring three styles branded solely under Meta and including a collaboration with Kylie Jenner.

Dilaporkan oleh AI

Apple is testing at least four different frame styles for upcoming smart glasses to rival Meta's Ray-Bans, according to Bloomberg's Mark Gurman. The designs include rectangular and oval options in various colors. An announcement could come as early as late 2026, with a release in 2027.

WIRED reported on June 4 that code for an unreleased facial recognition feature called NameTag was found in Meta's AI app. The feature is designed for the company's smart glasses but remains inactive.

Dilaporkan oleh AI

Google announced that its upcoming Android XR intelligent eyewear will work with iOS devices as well as Android phones. The glasses are scheduled to launch this fall following a reveal at the company's developer conference.

A San Francisco startup has unveiled the Raven Prism, a standalone Linux computer built into prescription eyewear. The device emphasizes privacy and hands-free operation through eye tracking and on-device processing.

Dilaporkan oleh AI

Google and Samsung have partnered with South Korean eyewear label Gentle Monster to release smart glasses this fall. The collaboration combines fashion design with artificial intelligence features powered by Google.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak