Bajaj Auto berencana meluncurkan delapan sepeda motor baru di India dalam lima hingga enam bulan ke depan, dengan jadwal peluncuran dua per bulan selama dua kuartal berikutnya. Deretan produk mencakup pembaruan model Pulsar inti dan sub-merek baru untuk sepeda motor petualangan dan off-road di segmen 125cc hingga 250cc. Direktur Utama Rajiv Bajaj membagikan detail ini dalam wawancara baru-baru ini.
Bajaj Auto, produsen sepeda motor India terkemuka, siap memperluas portofolionya secara signifikan pada 2026. Dalam wawancara dengan CNBC-TV18, Direktur Utama Rajiv Bajaj mengungkapkan rencana untuk delapan sepeda motor baru yang akan diluncurkan di negara tersebut dalam lima hingga enam bulan ke depan. Penayangan ambisius ini akan menampilkan dua pengenalan produk setiap bulan selama dua kuartal berikutnya. Pembaruan akan terutama fokus pada penguatan deretan Pulsar, yang selama ini menjadi pondasi kesuksesan Bajaj. Bajaj berencana meluncurkan peningkatan pada model Pulsar klasiknya—khususnya Pulsar 125, Pulsar 160, dan Pulsar 220—dalam tiga gelombang berbeda sepanjang 2026. Peningkatan ini bertujuan menjaga daya saing merek di tengah tren pasar yang berkembang. Selain seri Pulsar, Bajaj memperkenalkan sub-merek baru dalam kategori perpindahan 125cc hingga 250cc, mirip dengan lini yang ada seperti Pulsar, Dominar, dan Avenger. Di bawah sub-merek ini, perusahaan sedang mengevaluasi sepeda motor petualangan (ADV) dan off-road, format yang semakin populer. Model-model ini diharapkan meningkatkan potensi ekspor Bajaj, karena perusahaan sudah bersaing di 108 negara secara global di segmen 250cc ke atas melalui merek termasuk Pulsar, Dominar, KTM, Husqvarna, dan Triumph. Selain itu, Bajaj sedang mengembangkan rentang sepeda motor 350cc baru untuk selaras dengan revisi GST 2.0 terbaru oleh pemerintah India. Langkah ini memposisikan sepeda motor untuk bersaing dengan penawaran dari Royal Enfield, yang mendapat manfaat dari struktur pajak yang diperbarui. Sepeda motor Triumph 350cc Bajaj dikonfirmasi akan tiba di jalanan India pada April 2026. Secara keseluruhan, peluncuran ini mencerminkan strategi Bajaj untuk mendiversifikasi nama-namanya dan beradaptasi dengan preferensi konsumen yang berubah sambil memperkuat kehadiran internasionalnya.