Folarin Balogun mengungkapkan rasa kecewanya setelah Amerika Serikat kalah 4-1 dari Belgia dalam babak 16 besar Piala Dunia 2026 pada hari Selasa. Penyerang yang mencetak tiga gol di sepanjang turnamen ini tampil sebagai starter sebelum digantikan di penghujung laga. Belgia memanfaatkan motivasi dari keputusan kontroversial FIFA yang mengizinkan Balogun untuk bermain.
Balogun menerima keputusan kartu merah awal maupun keputusan kemudian yang mengizinkannya untuk berpartisipasi. "Saya menerima keputusan kartu merah tersebut dan saya juga menerima keputusan saat diberitahu bahwa saya bisa bermain," ujarnya. "Tidak banyak lagi yang bisa saya katakan mengenai masalah ini. Sebagai pemain, tugas saya hanyalah turun ke lapangan dan tetap fokus." Penyerang tersebut mengakui bahwa Belgia adalah tim yang lebih baik. "Kami bermain bagus di pertandingan-pertandingan lainnya, tampil dengan intensitas tinggi, dan mampu membangkitkan energi bersama penonton," tambah Balogun. "Kami tidak memberikan banyak hal bagi penonton untuk disoraki. Itulah hal yang paling mengecewakan dan bagian yang paling menyakitkan. Kami harus menunggu empat tahun lagi untuk berada di posisi ini, yang sangat menyakitkan." Gelandang Tyler Adams mengatakan bahwa pembatalan sanksi Balogun mengejutkan bagi seluruh skuad. "Sejujurnya, kami mengetahuinya di waktu yang sama dengan kalian semua," ungkap Adams. "Saya bahkan tidak tahu ada proses banding."