BlackRock Credit Relative Value Fund mencatatkan imbal hasil negatif untuk kuartal pertama tahun 2026. Saham institusional membukukan imbal hasil sebesar -0,44 persen, sementara saham investor A mencatatkan -0,55 persen.
Para manajer mengurangi eksposur bruto dana tersebut dari 148 persen menjadi 123 persen selama periode ini. Eksposur beli bersih (net long) naik dari 70 persen menjadi 81 persen, disertai dengan peningkatan moderat pada obligasi tunai.
Amerika Serikat memberikan kontribusi terbesar terhadap kinerja secara regional. BlackRock tetap optimistis mengenai prospek pertumbuhan keseluruhan untuk tahun 2026 meskipun mencatat selisih kredit (credit spreads) yang lebih ketat.
Perusahaan memperkirakan strategi imbal hasil absolut akan menghasilkan peluang terbesar dalam jangka menengah. Perusahaan berencana untuk lebih condong pada kepemilikan yang berkualitas lebih tinggi dan lebih likuid dalam strategi tradisional dan carry.