Portofolio John Hancock mencatatkan imbal hasil positif pada Q1

John Hancock Multimanager 2020 Lifetime Portfolio mencatatkan imbal hasil positif dan mengungguli tolok ukurnya pada kuartal pertama tahun 2026.

Dana tersebut diuntungkan oleh keputusan alokasi aset yang mencakup bobot rendah (underweight) pada saham berkapitalisasi besar AS dan bobot tinggi (overweight) pada ekuitas defensif. Kepemilikan aset riilnya juga mendukung kinerja, yang didorong oleh kenaikan saham sektor energi. Hasil manajer investasi yang mendasarinya turut berkontribusi pada pencapaian tersebut, dengan kekuatan khusus pada ekuitas internasional.

Artikel Terkait

PGIM Jennison Blend Fund mengalami penurunan 3,22% pada kuartal pertama tahun 2026, namun mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan Russell 3000 Index yang turun 4,0%. Pemilihan saham di sektor-sektor utama membantu membatasi kerugian.

Dilaporkan oleh AI

Fidelity Large Cap Stock Fund mencatatkan imbal hasil kuartalan sebesar negatif 1,90 persen selama tiga bulan pertama tahun 2026. Hasil ini melampaui penurunan sebesar negatif 4,33 persen yang dicatatkan oleh indeks S&P 500 pada periode yang sama.

Portofolio Virtus SGA U.S. Large Cap Growth mencatatkan imbal hasil bruto sebesar -11,1 persen untuk kuartal pertama tahun 2026. Hasil ini berada di bawah performa Russell 1000 Growth Index maupun S&P 500 Index.

Dilaporkan oleh AI

BNY Mellon Small Cap Value Fund berkinerja di bawah tolok ukurnya selama kuartal pertama tahun 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak