Hartford Large Cap Growth ETF berkinerja rendah di kuartal yang fluktuatif

HFGO tertinggal dari tolok ukurnya pada K1 2026 karena saham-saham pertumbuhan berada di bawah kinerja saham-saham bernilai.

Saham-saham pertumbuhan berkinerja jauh di bawah rekan-rekan saham bernilai mereka sepanjang kuartal ini, seiring investor beralih ke sektor siklikal dan area pasar yang lebih defensif di tengah kecemasan mengenai pengaruh disruptif AI. Alokasi sektor, yang merupakan hasil dari proses pemilihan saham bottom-up portofolio, menjadi pendorong utama kinerja yang relatif rendah. Penahan kinerja relatif teratas selama kuartal ini termasuk tidak memiliki Costco, serta posisi overweight pada KKR dan DoorDash. ETF ini terus berfokus pada perusahaan-perusahaan yang menurut manajer portofolio memiliki pandangan lebih konstruktif terhadap pertumbuhan masa depan dan risiko/imbal hasil yang menarik. Ekuitas AS berakhir lebih rendah dalam kuartal yang fluktuatif karena perubahan sentimen pasar antara ketakutan akan perang yang berkepanjangan di Iran dan harapan akan penyelesaian yang cepat memicu ketidakpastian yang cukup besar mengenai arah

Artikel Terkait

The Virtus SGA U.S. Large Cap Growth portfolio posted a gross return of -11.1 percent for the first quarter of 2026. The result trailed both the Russell 1000 Growth Index and the S&P 500 Index.

Dilaporkan oleh AI

The Fidelity Small Cap Growth Fund (FCPGX) gained 3.16% in the fourth quarter of 2025, surpassing the Russell 2000 Growth Index's 1.22% advance. This performance was driven by key holdings like Cogent Biosciences.

Greenlight Capital's funds delivered a 6.5% return in the first quarter of 2026, net of fees and expenses, outperforming the S&P 500's decline of 4.4%. The hedge fund cited gains from gold, healthcare, shipping, and energy stocks amid uncertainty from the war in Iran. Managers emphasized capital preservation given limited downside priced into markets.

Dilaporkan oleh AI

The John Hancock Multimanager 2020 Lifetime Portfolio delivered a positive return and beat its benchmark in the first quarter of 2026.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak