Blake Lively ungkap rasa syukur setelah hakim putuskan tuntutan utama terhadap Justin Baldoni berlanjut ke persidangan

Blake Lively menyampaikan rasa syukurnya atas putusan Hakim Distrik AS Lewis Liman yang menolak sebagian besar tuntutan dalam gugatannya terhadap lawan mainnya di 'It Ends With Us', Justin Baldoni, dan pihak lainnya, namun tetap mengizinkan tuntutan terkait pembalasan dendam, membantu dan bersekongkol dalam pembalasan dendam, serta pelanggaran kontrak untuk dilanjutkan ke sidang juri pada 18 Mei di New York City. Ia membagikan reaksinya melalui Instagram Stories pada 3 April di tengah sorotan publik yang terus berlanjut.

Pada Jumat, 3 April 2026, Blake Lively mengunggah pernyataan di Instagram Stories sebagai tanggapan atas pendapat 162 halaman dari Hakim Liman yang dikeluarkan sehari sebelumnya, yang menolak 10 dari 13 tuntutannya—termasuk pelecehan seksual dan pencemaran nama baik—tetapi meloloskan tiga tuntutan lainnya ke persidangan. "Saya bersyukur atas putusan Pengadilan yang memungkinkan inti dari kasus saya untuk disajikan di hadapan juri bulan depan, dan atas kesempatan untuk akhirnya menceritakan kisah saya secara penuh di persidangan," tulis Lively, yang juga menyatakan dukungannya bagi para korban yang tidak memiliki platform untuk bersuara. Gugatan yang diajukan pada akhir 2024 ini bermula dari dugaan pembalasan dendam selama produksi film 'It Ends With Us.' Lively mengklaim bahwa ia menghadapi 'pembalasan dendam yang meluas' setelah mengadvokasi lingkungan kerja yang aman di lokasi syuting. Ia mengkritik narasi daring yang dianggapnya sebagai 'opera sabun digital' yang mengalihkan perhatian dari 'pelecehan nyata,' dengan menyatakan, "Rasa sakit fisik dari kekerasan digital sangatlah nyata. Itu adalah pelecehan." "Hal terakhir yang saya inginkan dalam hidup saya adalah tuntutan hukum, tetapi saya mengajukan kasus ini karena PEMBALASAN DENDAM meluas yang saya hadapi," tambahnya, sembari bersumpah untuk terus membongkar sistem yang "menyakiti, mempermalukan, membungkam, dan membalas dendam terhadap para korban." Ia juga berterima kasih kepada para pendukungnya atas semangat yang diberikan. Dengan semakin dekatnya persidangan di New York, kasus ini terus menarik perhatian.

Artikel Terkait

Dramatic courtroom illustration depicting Judge Lewis Liman dismissing most claims in Blake Lively's lawsuit against Justin Baldoni, with legal documents and celebrity portraits.
Gambar dihasilkan oleh AI

Hakim tolak sebagian besar gugatan Blake Lively terhadap Justin Baldoni terkait 'It Ends With Us'

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Hakim Federal Lewis Liman menolak 10 dari 13 tuntutan Blake Lively terhadap Justin Baldoni, studionya Wayfarer Studios, dan pihak lainnya, termasuk tuduhan pelecehan seksual dan pencemaran nama baik. Keputusan tersebut, yang tertuang dalam pendapat setebal 162 halaman yang diterbitkan pada hari Kamis, mengizinkan tuntutan terkait wanprestasi, pembalasan dendam, serta membantu dan bersekongkol dalam tindakan pembalasan untuk dilanjutkan ke persidangan pada 18 Mei di New York City.

Following Judge Lewis Liman's April 2026 dismissal of most claims in Blake Lively's suit against Justin Baldoni and Wayfarer Studios (see prior coverage), the case advances on retaliation claims to a May 18 trial in New York City. Recent motions, witness lists, and insurer disputes continue to intensify the battle stemming from 'It Ends With Us' production.

Dilaporkan oleh AI

Perseteruan di pengadilan selama berbulan-bulan antara Blake Lively dan Justin Baldoni berakhir dengan kesepakatan di luar pengadilan pada 4 Mei. Komentar terbaru dari seorang rekan main dan orang dalam menunjukkan bahwa dampak dari perselisihan tersebut masih terasa bagi kedua belah pihak.

Email yang baru terungkap dari tim Betty Booze milik Blake Lively menunjukkan kepanikan atas dampak bisnis akibat drama promosi film 'It Ends With Us'. Mitra seperti Kroger dan Princess Cruises menyampaikan kekhawatiran di tengah meningkatnya reaksi negatif publik. Hal ini terungkap dari dokumen dalam gugatan yang kini telah diselesaikan terhadap Justin Baldoni.

Dilaporkan oleh AI

Lizzo has stated she will not settle a sexual harassment lawsuit filed by three former backup dancers, despite the option to do so. In a recent CBS Mornings interview, the singer affirmed her readiness to testify at trial if necessary. The case, ongoing for nearly three years, stems from allegations during her 2023 world tour.

Nicholas Brendon mungkin telah tiada, namun drama hukumnya dengan seorang kontraktor di Ohio masih terus berlanjut. Dokumen pengadilan baru menunjukkan pengacaranya mendesak agar perkara tersebut tetap berlangsung melalui harta warisannya.

Dilaporkan oleh AI

In the latest development in the legal battle between Amyl and the Sniffers frontwoman Amy Taylor and photographer Jamie Nelson over the 'Champagne Problems' photoshoot, a Los Angeles court rejected Nelson's civil harassment restraining order petition against Taylor. The core copyright disputes will continue in federal court.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak