Jada Pinkett Smith telah mengajukan dokumen pengadilan untuk membatalkan gugatan senilai $3 juta dari Bilaal Salaam, mantan teman suaminya Will Smith. Salaam menuduh Jada mengancamnya pada 2021 terkait urusan keluarga. Jada membantah tuduhan tersebut, menyebutnya palsu dan bagian dari kampanye pelecehan.
Oh sayang, drama keluarga Smith tak kunjung reda! Jada Pinkett Smith membalas keras di pengadilan terhadap Bilaal Salaam, yang menggugatnya senilai $3 juta pada November 2025 atas penyebabkan penderitaan emosional yang disengaja. Menurut TMZ, Salaam, yang sudah dekat dengan Will Smith selama 40 tahun, mengklaim masalah dimulai setelah ia menolak pekerjaan membantu 'manajemen krisis' Will pasca tamparan terkenal di Oscars ke Chris Rock pada Maret 2022. Lompat ke September 2021—eh, garis waktu agak kabur, tapi Salaam bilang Jada menyudutkannya di pesta ulang tahun dan memberikan ultimatum: kalau terus 'cerita urusan pribadinya', dia bakal 'hilang atau kena peluru'. Dia tuduh Jada kemudian mendesak perjanjian NDA untuk membungkamnya soal ancaman itu. Berantakan? Pasti. Tapi Jada balas menyerang dalam pengajuan 16 Februari 2026, menuntut seluruh gugatan dibuang karena 'palsu, tak terbukti dan dibuat untuk tarik perhatian sebagai bagian dari kampanye publik pelecehan berkelanjutan yang ditujukan ke' dia dan keluarganya. Ikon 'Girls Trip' ini bersikeras Salaam cuma menghukumnya atas 'ucapan yang dilindungi konstitusi tentang isu ketertarikan publik intens soal keluarganya'. Dia bilang tak pernah sebut nama Salaam di obrolan publiknya dan tuduh dia terobsesi total sama keluarga Smith. Jada ingin nol pembayaran buat dia dan biaya hukumnya ditanggung. Salaam awalnya minta $3 juta itu sebagai ganti rugi, tapi Jada bilang, tidak—bukan hari ini. Sumber dekat kasus via TMZ bilang ini semua terkait buku terbuka Jada soal gosip keluarga, tapi dia tarik garis tegas di sini. Jadi, apakah gugatan ini mati suri sejak awal, atau pengadilan bakal sajikan saga Smith lebih banyak lagi? 🔥