BMKG perkirakan hujan lebat di mayoritas wilayah Indonesia pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan ringan hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar Indonesia pada Sabtu ini. Prakiraan ini dipengaruhi oleh daerah konvergensi angin dan penguatan monsun Asia. Pemerintah mendorong kesiapsiagaan terhadap risiko bencana hidrometeorologi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Sabtu, 24 Januari 2026, yang memprediksi hujan ringan hingga lebat di mayoritas wilayah Indonesia. Menurut Prakirawan Diah Ayu dari BMKG, kondisi ini disebabkan oleh daerah konvergensi yang memanjang di Laut Arafura selatan Papua Selatan, pesisir barat Samudra Pasifik utara Pulau Halmahera, dan Samudra Pasifik barat laut Papua. Hal ini meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang jalur konvergensi tersebut.

Beberapa kota besar berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat disertai petir dan angin kencang, termasuk Jakarta, Serang, Denpasar, Jayapura, dan Merauke. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diprakirakan di Tanjung Pinang, Palembang, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Mataram, Kupang, Mamuju, Makassar, Kendari, Manokwari, Nabire, dan Jayawijaya. Wilayah seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Bandar Lampung, Pangkal Pinang, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, dan Sorong hanya akan berawan.

Fokus khusus tertuju pada Jabodetabek, di mana Prakirawan Cuaca BMKG Jatmiko memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat sepekan ke depan. "Dalam sepekan ke depan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Jabodetabek," katanya pada 24 Januari 2026. Prakiraan ini dipengaruhi penguatan Monsun Asia disertai seruakan udara dingin dari Asia, yang memicu awan hujan intens di Jawa.

Pemantauan BMKG menunjukkan curah hujan tinggi baru-baru ini, dengan puncak 267 milimeter per hari pada 18 Januari 2026 dan 189 milimeter pada 23 Januari hingga pukul 15.00 WIB. Potensi cuaca ekstrem juga meluas ke Sumatera selatan, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Pada Jumat sebelumnya, pemerintah pusat meminta provinsi dan kabupaten/kota di level siaga dan awas untuk mengaktifkan posko bencana. Menteri Koordinator PMK Pratikno menekankan, “Dokumen peringatan dini BMKG harus menjadi rujukan langsung bagi kepala daerah dan seluruh perangkat daerah dalam mengaktifkan sistem kesiapsiagaan.” Dokumen BMKG untuk 23-29 Januari 2026 mencatat level awas hujan sangat lebat hingga ekstrem di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Timur pada 23 Januari. BMKG mengimbau masyarakat waspada terhadap genangan, banjir, dan gangguan aktivitas.

Artikel Terkait

Realistic depiction of rainy weather in Indonesian cities on New Year's Eve 2025, per BMKG forecast.
Gambar dihasilkan oleh AI

Bmkg memprediksi hujan di mayoritas kota indonesia jelang tahun baru 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (bmkg) memprakirakan hujan ringan hingga sedang di sebagian besar kota besar indonesia pada rabu, 31 desember 2025, menjelang perayaan tahun baru 2026. Beberapa wilayah seperti pekanbaru, bandar lampung, dan pontianak berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir atau kilat. Badan nasional penanggulangan bencana (bnpb) mengimbau pemerintah daerah memeriksa kesiapan mitigasi bencana.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca berupa hujan ringan hingga lebat disertai petir dan angin kencang di berbagai kota besar Indonesia pada Rabu (7/1/2026). Kondisi ini dipicu oleh daerah konvergensi yang memanjang dari Nusa Tenggara Timur hingga Australia bagian utara. Selain itu, nelayan di Sumatera Utara diminta waspada terhadap gelombang tinggi hingga 2,5 meter pada 7-8 Januari 2026.

Dilaporkan oleh AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (14/2/2026). Wilayah seperti Jakarta dan Surabaya berpotensi mengalami hujan disertai petir. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca resmi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan akan mengguyur sebagian wilayah DKI Jakarta sepanjang Sabtu, 17 Januari 2026. Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi berawan tebal disertai hujan ringan hingga sedang di berbagai kecamatan. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi genangan air.

Dilaporkan oleh AI

Badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (bmkg) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai cuaca panas maksimum, hujan berpetir, hingga banjir rob di berbagai wilayah indonesia pada sabtu ini. Prakirawan cuaca bmkg miftah ali menyatakan potensi hujan ringan hingga lebat di banyak kota, disertai suhu hingga 33 derajat celsius. Selain itu, bibit siklon tropis fina terdeteksi di perairan australia utara.

Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi, 8 Maret 2026, menyebabkan banjir di 75 RT dan 19 ruas jalan di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur. Ketinggian air mencapai hingga 1,7 meter di beberapa lokasi, memaksa warga mengungsi dan mengganggu akses jalan. BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk evakuasi dan penanganan genangan.

Dilaporkan oleh AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal pada April 2026, dipengaruhi oleh berakhirnya La Niña lemah dan potensi El Niño.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak