Kokain ditemukan di kotak makan balita di tempat penitipan anak di Pennsylvania

Seorang pekerja penitipan anak di Dillsburg, Pennsylvania, menemukan kokain di dalam kotak makan balita pada 28 Mei. Orang tua balita tersebut kini menghadapi dakwaan terkait narkoba dan membahayakan anak setelah adanya penggerebekan polisi.

Seorang pekerja di Little Dreams Daycare menemukan kantong plastik bening kecil berisi bubuk putih di dalam saku samping kotak makan anak tersebut. Staf menghubungi polisi setelah mencurigai barang itu adalah narkoba, dan hasil tes memastikan bahwa itu adalah kokain. Emily Arter, 30, dan Joel Rodriguez-Melendez, 31, ditangkap setelah petugas menggerebek rumah mereka pada 1 Juni. Polisi menemukan kokain, mariyuana, dan zat lainnya dari dalam brankas berwarna merah muda, beserta bahan-bahan untuk pengemasan. Pasangan tersebut menghadapi dakwaan termasuk konspirasi untuk memproduksi dengan niat mengedarkan dan membahayakan kesejahteraan anak. Mereka dibawa ke Penjara York County dengan jaminan $50.000 dan dijadwalkan untuk mengikuti persidangan pada 29 Juni. Empat anak di bawah usia 10 tahun berada di lokasi saat penggeledahan berlangsung dan kini telah ditempatkan bersama orang dewasa yang bertanggung jawab.

Artikel Terkait

Sepasang suami istri di Fargo akan menjalani hukuman penjara setelah mengaku bersalah menjalankan bisnis narkoba ilegal dari tempat penitipan anak di rumah mereka. Cara Aus dijatuhi hukuman lima tahun penjara dengan masa tahanan 18 bulan, sementara Joshua Aus divonis 360 hari penjara dengan masa tahanan satu hari.

Dilaporkan oleh AI

A 15-year-old boy in Norrköping faces charges for gross drug smuggling after receiving a postal package containing 2.4 kg of cocaine from Spain. Customs arrested the boy in February after surveilling the package's journey and his phone communications. The cocaine had a street value of around 2.5 million kronor.

Dwayne Hickman dan Dorothy Hickman, orang tua dari dua anak yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan, telah dijatuhi hukuman masa percobaan setelah mengaku bersalah atas penelantaran anak. Kasus ini terungkap ketika seorang anak laki-laki tiba di sekolah dengan kecoak di dalam tas punggungnya dan bekas gigitan serangga yang terlihat jelas. Pihak berwenang mengambil hak asuh anak-anak tersebut setelah melakukan pemeriksaan kesejahteraan.

Dilaporkan oleh AI

Seorang wanita berusia 21 tahun asal Cincinnati kini berada di penjara setelah pihak berwenang menyatakan bahwa ia meninggalkan putrinya sendirian di rumah saat bekerja sif malam, yang menyebabkan anak tersebut mengalami malnutrisi berat dan cedera.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak