Tashae Goodman, 31, menghadapi dakwaan pembunuhan karena kelalaian setelah bayi laki-lakinya meninggal dunia akibat keracunan obat campuran pada bulan Maret. Pihak berwenang menyatakan bahwa bayi tersebut memiliki kandungan fentanil dan zat lainnya di dalam tubuhnya, dan obat-obatan juga ditemukan di dalam botol susunya.
Seorang ibu di Wisconsin telah didakwa melakukan pembunuhan karena kelalaian atas kematian putranya yang berusia 3 bulan. Tashae Goodman, 31, ditangkap pada hari Minggu setelah dilakukan penyelidikan atas kematian bayinya pada 22 Maret. Ia mengaku kepada polisi bahwa dirinya tertidur di sofa bersama bayinya, yang kemudian ditemukan terjepit di antara bantalan sofa dalam kondisi tidak bernapas. Tim paramedis menyatakan bayi tersebut meninggal dunia pada pukul 4.29 pagi, menurut pengaduan pidana yang ditinjau oleh Law&Crime. Hasil autopsi tidak menunjukkan tanda-tanda trauma atau penyakit, namun hasil toksikologi kemudian mengungkapkan bahwa bayi tersebut memiliki kandungan fentanil, xylazine, heroin, dan oxycodone di dalam tubuhnya. Penyelidik menyimpulkan penyebab kematian adalah keracunan obat campuran dan menetapkan kasus tersebut sebagai pembunuhan. Goodman diduga menjelaskan keberadaan obat-obatan di dalam botol susu bayinya sebagai residu akibat kebersihan rumah yang buruk dan mengklaim bahwa zat tersebut berasal dari masa kehamilannya, sebuah pernyataan yang menurut polisi tidak masuk akal dan tidak ilmiah. Saat ini ia ditahan di Penjara Milwaukee County dengan jaminan tunai sebesar $250.000 dan dijadwalkan untuk hadir di pengadilan pada hari Rabu.