Pengasuh anak di West Virginia didakwa atas kematian bayi laki-laki berusia 11 hari

Taylor Flint menghadapi dakwaan penelantaran anak yang mengakibatkan kematian setelah seorang bayi berusia 11 hari yang berada dalam pengawasannya meninggal dunia akibat luka traumatis pada Oktober 2025. Bayi tersebut mengalami keretakan tengkorak dan luka lainnya saat putri Flint yang berusia 3 tahun berada di lokasi. Jaksa menyatakan bahwa Flint mengetahui kecenderungan kekerasan putrinya terhadap bayi tersebut.

Pada 25 Oktober 2025, Taylor Flint, 25, dari Point Pleasant, West Virginia, sedang mengasuh seorang bayi laki-laki berusia 11 hari sementara sang ibu masih dirawat di rumah sakit akibat komplikasi persalinan. Bayi tersebut, yang lahir pada 14 Oktober, ditinggalkan dalam pengasuhan Flint bersama putrinya sendiri yang berusia 3 tahun, yang oleh Flint digambarkan kepada polisi memiliki riwayat memukul, mencakar, dan menggigit bayi tersebut untuk mendapatkan perhatian. Flint mencatat masalah kemarahan putrinya dan gangguan neurologis yang tidak terdiagnosis, dengan menyatakan bahwa ia harus tetap berhati-hati saat berada di dekat bayi tersebut. Flint menemukan bayi itu tidak responsif pada dini hari dan meminta bantuan. Staf medis di rumah sakit menemukan beberapa luka traumatis pada wajah, kepala, dan tangan bayi tersebut, termasuk keretakan tengkorak dan kerusakan intrakranial yang parah. Anak laki-laki tersebut mengalami henti jantung dan dinyatakan meninggal pada pukul 04.49 pagi. Menurut laporan kriminal, Flint mengatakan kepada penyelidik bahwa ia telah memeriksa bayi di keranjangnya setelah menggunakan kamar mandi pada malam hari dan menemukan putrinya bersembunyi di sudut kamar tidur. Ia meyakini balita tersebut telah memukuli bayi itu beberapa kali dengan toples jeli minyak bumi (petroleum jelly). Pada 26 Maret, Jaksa Penuntut Wilayah Mason mendakwa Flint dengan penelantaran anak yang mengakibatkan kematian. Ia ditahan di Penjara Regional Barat dengan jaminan uang tunai sebesar $100.000, dengan sidang pendahuluan dijadwalkan pada 2 April.

Artikel Terkait

Courtroom illustration depicting parents suing daycare worker over toddler's suffocation death, with symbolic elements of negligence.
Gambar dihasilkan oleh AI

Orang tua menggugat pekerja penitipan anak di Carolina Utara atas kematian balita

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Orang tua dari Maddy Mitchell, 16 bulan, telah mengajukan gugatan terhadap mantan pekerja penitipan anak, Alexandra Coffey, dengan tuduhan kelalaian yang menyebabkan putri mereka tercekik pada hari pertamanya di fasilitas tersebut. Coffey menghadapi tuduhan pembunuhan tidak disengaja yang sedang berlangsung dari insiden 19 Mei 2025 di Creative Beginnings di Lenoir, North Carolina. Tuntutan tersebut mengklaim bahwa Coffey menindih anak tersebut saat menggunakan teleponnya.

Sepasang suami istri di Follansbee, West Virginia, masing-masing menghadapi 28 dakwaan kejahatan berat atas penelantaran anak setelah bayi mereka yang berusia satu bulan meninggal dunia di rumah yang digambarkan oleh pihak berwenang dalam kondisi sangat memprihatinkan. Bayi tersebut meninggal karena mati lemas di atas sofa saat sang ibu menyusuinya dan tertidur, kata para pejabat. Deputi kepolisian menemukan kondisi kotor yang ekstrem termasuk popok kotor, susu basi, jamur, dan serangga.

Dilaporkan oleh AI

Polisi di Kabupaten Upshur, West Virginia, menangkap Joshua Vincent Moore dan Kayla Spruill atas tuduhan pengabaian anak setelah menemukan anak mereka berusia 4 tahun yang nonverbal dengan autisme dikunci sendirian di kamar tidur saat menangani kasus kekerasan domestik. Insiden terjadi pada 5 Maret ketika putri pasangan itu yang berusia 18 tahun menelepon 911. Anak tersebut ditemukan telanjang dan tertutup noda biru, sedang mencoba menggunakan tinja sebagai cat.

Seorang pria dari Michigan dijatuhi hukuman penjara 18 hingga 30 tahun karena melukai bayi laki-laki berusia 8 bulan milik pacarnya secara parah. Penyalahgunaan tersebut, yang menyebabkan pendarahan otak dan lebih dari 100 perdarahan retina, terjadi saat pria itu menjaga anak tersebut. Kasus ini menyoroti upaya penegak hukum dan profesional medis dalam mencari keadilan bagi korban yang rentan.

Dilaporkan oleh AI

John D. Haney, 41, menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat pertama dan kekerasan terhadap anak setelah putri kekasihnya yang berusia 10 bulan meninggal dunia akibat asfiksia tahun lalu. Rekaman keamanan menangkap suara jeritan dan memperlihatkan Haney di ambang pintu kamar mandi sebelum rekaman terputus. Ia menelepon 911 dengan mengeklaim menemukan anak tersebut tidak sadarkan diri.

Iranique Nyesha Martin, 38 tahun, menghadapi dakwaan penelantaran anak setelah diduga meninggalkan putrinya yang berusia sekitar 3 tahun sendirian di dalam mobil yang menyala di luar sebuah gym di Sweetwater saat ia berolahraga selama sekitar satu jam. Seorang saksi yang melihat anak tersebut tidak diawasi pada hari sebelumnya melapor kepada polisi pada hari Sabtu. Balita tersebut dalam kondisi selamat, namun tidak terikat pengaman dan tanpa kursi mobil.

Dilaporkan oleh AI

Karloina Davis dan Pierson Davis menghadapi tuduhan pembunuhan dan pelecehan anak setelah putra mereka, Vincent, meninggal dunia akibat pengabaian oleh pengasuhnya. Pada 12 Agustus 2024, sang ibu menelepon 911 dan menyatakan bahwa anaknya sudah tidak tertolong. Pihak berwenang menemukan balita tersebut mengalami kekurangan gizi yang parah di tengah kondisi rumah yang jorok.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak