Seorang hakim Nelson County menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara kepada Autumn Grace Woods atas perannya dalam kematian putranya yang berusia 6 minggu, Cyrus James Garfield, meskipun sebagian besar masa tahanan tersebut ditangguhkan. Woods mengaku bersalah atas pembunuhan tidak berencana dan penganiayaan anak setelah bayi tersebut meninggal karena sesak napas pada Desember 2024. Ayah anak itu menghadapi dakwaan serupa.
Autumn Grace Woods, warga Afton, Virginia, hadir di hadapan hakim Nelson County pada hari Jumat dan menerima hukuman 10 tahun penjara. Pengadilan menangguhkan enam tahun enam bulan masa tahanan, sehingga ia harus menjalani hukuman sekitar tiga setengah tahun. Woods telah menyetujui kesepakatan pengakuan bersalah yang mengubah dakwaan awal pembunuhan tingkat dua menjadi pembunuhan tidak berencana dan penganiayaan anak dalam kasus kematian Cyrus James Garfield, putranya yang baru lahir enam minggu sebelumnya. Jaksa penuntut menyatakan bahwa cedera yang dialami bayi tersebut konsisten dengan penganiayaan yang terus-menerus, termasuk beberapa tulang rusuk patah yang terjadi sebelum kematiannya akibat sesak napas, menurut laporan dari media lokal WCAV dan WSET. Insiden ini bermula dari panggilan 911 pada 10 Desember 2024, dari sebuah rumah di Taylors Creek Road di Afton. Petugas tanggap darurat menemukan bayi tersebut tidak merespons, membiru, dan mengalami pendarahan dari mulut. Mereka melakukan CPR sebelum membawanya ke University of Virginia Medical Center, di mana ia meninggal empat hari kemudian pada 14 Desember. Autopsi oleh Kantor Kepala Pemeriksa Medis Virginia, yang diselesaikan pada Maret 2025, mengonfirmasi penganiayaan anak sebagai penyebabnya, yang berujung pada dikeluarkannya surat perintah penangkapan untuk Woods dan ayahnya, Ethan Garfield, pada Mei 2025. Woods mengajukan pengakuan bersalah pada Februari 2026. Ia memberi tahu penyelidik bahwa ia sempat tidur bersama bayi tersebut di sofa sebelum Garfield pulang kerja dan membawa bayi itu ke sofa lain. Keduanya terbangun dan mendapati anak tersebut sudah tidak bernapas. Para pengacara mengakui adanya ketidakpastian mengenai kejadian pasti yang menyebabkan kematian tersebut. Ethan Garfield dijadwalkan menjalani sidang pengakuan bersalah pada hari Senin.