Serangan siber ganggu Canvas selama ujian akhir di AS

Serangan ransomware menghantam platform pembelajaran Canvas pada hari Kamis, memaksa sekolah dan perguruan tinggi di seluruh AS untuk menunda atau menjadwalkan ulang ujian akhir. Gangguan ini terjadi tepat saat para siswa bersiap menghadapi ujian akhir tahun.

Instructure, perusahaan induk Canvas, menonaktifkan platform tersebut setelah mendeteksi aktivitas tidak sah di jaringannya. Aktor ancaman yang sama telah melakukan pelanggaran data yang diungkapkan pada minggu sebelumnya. Data yang diakses mencakup nama pengguna, alamat email, nomor induk siswa, dan pesan platform, meskipun perusahaan melaporkan tidak ada bukti bahwa kata sandi atau detail keuangan terlibat.

Artikel Terkait

CBSE official addressing media about secure on-screen marking portal amid debunked social media claims.
Gambar dihasilkan oleh AI

CBSE clarifies on-screen marking portal not compromised

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

The Central Board of Secondary Education has stated that its on-screen marking portal was not compromised. The board addressed recent social media claims and provided updates on post-result services for Class 12 students.

The Canvas learning management system has returned online following a cyberattack that disrupted access for universities worldwide starting on 7 May. The incident, claimed by hacking group Shiny Hunters, affected more than 8,000 institutions and compromised personal data of millions of students and teachers.

Dilaporkan oleh AI

Komite Keamanan Dalam Negeri DPR AS memanggil CEO Instructure, Steve Daly, untuk bersaksi mengenai serangan siber pada platform pendidikan Canvas yang mengekspos data jutaan siswa dan guru.

Inditex, the textile group behind Zara, disclosed on Wednesday night an unauthorized access to internal databases hosted on a third-party provider's servers. The company states no customer personal data, such as names, phones or credit cards, was compromised. Operations remain fully unaffected.

Dilaporkan oleh AI

Kelompok ransomware yang dikenal sebagai ShinyHunters mengeksploitasi celah zero-day kritis pada perangkat lunak PeopleSoft milik Oracle untuk menargetkan sekitar 100 organisasi. Para penyerang mencuri data berukuran gigabita dari para korban, termasuk University of Nottingham, dan mengeluarkan tuntutan pemerasan. Oracle telah merilis mitigasi namun belum menyediakan patch penuh.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak