RAM DDR5 dengan pendingin tiga kipas siap dipamerkan di CES 2026

Modul RAM DDR5 baru dengan sistem pendingin tiga kipas dijadwalkan dipamerkan di CES 2026. Desain ini menyoroti inovasi berkelanjutan dalam perangkat keras memori di tengah biaya yang meningkat. TechRadar melaporkan pengungkapan ini sebagai isyarat untuk pendinginan yang ditingkatkan guna memenuhi tuntutan performa.

CES 2026 mendatang, acara besar untuk elektronik konsumen, akan menampilkan stik RAM DDR5 yang dilengkapi dengan pendingin tiga kipas yang rumit. Perkembangan ini, yang diumumkan oleh TechRadar pada 19 Desember 2025, menggarisbawahi kompleksitas dan biaya yang meningkat dalam teknologi RAM.

Judul artikel secara main-main mempertanyakan apakah harga RAM belum cukup tinggi, menunjuk pada perangkat pendingin tambahan sebagai faktor dalam potensi kenaikan biaya. Deskripsi bercanda, 'Penggemar RAM: inilah kipas untuk RAM Anda,' memainkan makna ganda penggemar dan komponen pendingin.

Solusi pendingin semacam itu bertujuan mengelola panas di lingkungan komputasi berperforma tinggi, meskipun spesifik tentang kapasitas, kecepatan, atau produsen belum diungkap dalam pratinjau. CES, yang diadakan setiap tahun pada awal Januari, berfungsi sebagai platform untuk mengungkap gadget mutakhir, dan inovasi RAM ini sesuai dengan tren lebih luas dalam evolusi perangkat keras PC.

Seiring bertambahnya adopsi DDR5, fitur seperti pendinginan canggih bisa menjadi standar, memengaruhi biaya perakitan bagi gamer dan profesional. Pameran ini menjanjikan menarik perhatian penggemar teknologi yang antusias dengan opsi memori generasi berikutnya.

Artikel Terkait

Empty store shelves for RAM, GPUs, SSDs, and hard drives amid AI-driven shortages, with shocked customers and inflated price tags.
Gambar dihasilkan oleh AI

Kekurangan RAM meluas ke GPU, SSD, dan hard drive

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Kekurangan RAM yang didorong oleh permintaan AI Big Tech—yang telah menaikkan harga PC, membatasi hype PC AI, dan memicu penyesuaian OEM—terus membentuk ulang industri hingga 2026. Lonjakan harga kit RAM DDR5 standalone mencapai 300 hingga 400 persen pada akhir 2025, dengan efek yang kini merembet ke kartu grafis, SSD berkapasitas tinggi, dan bahkan hard drive tradisional karena pasokan mengetat.

AMD mengatasi kenaikan harga memori DDR5 dengan menggabungkan prosesor Ryzen 9850X3D barunya dengan RAM dan pendingin. Langkah ini bertujuan mengurangi beban finansial bagi konsumen di tengah kenaikan biaya RAM yang berkelanjutan. Strategi ini menyoroti upaya membuat komputasi berkinerja tinggi lebih terjangkau.

Dilaporkan oleh AI

RAM DDR5 di Amazon kini berharga lebih dari dua kali lipat dibandingkan empat bulan lalu, bahkan dalam penawaran kilat. Samsung melaporkan kenaikan harga serupa untuk produk RAM-nya. Pengamat industri memperingatkan adanya kenaikan lebih lanjut.

Harga DRAM berkapasitas tinggi melonjak karena permintaan dari server AI membebani pasokan untuk komputer pribadi. Harga jual rata-rata per gigabit naik tajam pada akhir 2025. Tren ini diharapkan mendorong biaya hampir dua kali lipat pada Maret 2026.

Dilaporkan oleh AI

At the Consumer Electronics Show in Las Vegas, companies like Nvidia, Razer, and HyperX unveiled AI-enhanced gaming technologies aimed at improving performance and user experience. These reveals highlight the growing integration of artificial intelligence in gaming peripherals and software. While some are immediate updates, others remain conceptual prototypes.

Asus has announced price adjustments for its gaming devices starting January 5, 2026, citing shortages driven by the AI boom. Reports indicate AMD and Nvidia will significantly raise GPU prices this year due to surging demand for components from AI data centers. These changes could delay next-generation consoles like the PlayStation 6.

Dilaporkan oleh AI

Nvidia is rumored to restart production of its discontinued GeForce RTX 3060 graphics card in the first quarter of 2026, amid ongoing shortages driven by AI demand. The move aims to provide gamers with a more affordable GPU option as prices for new hardware continue to rise. Reports stem from a reliable leaker and highlight the impact of data center needs on consumer components.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak