Harga DRAM diprediksi hampir dua kali lipat pada Maret 2026 karena permintaan AI

Harga DRAM berkapasitas tinggi melonjak karena permintaan dari server AI membebani pasokan untuk komputer pribadi. Harga jual rata-rata per gigabit naik tajam pada akhir 2025. Tren ini diharapkan mendorong biaya hampir dua kali lipat pada Maret 2026.

Biaya memori dinamis akses acak berkapasitas tinggi (DRAM) meningkat pesat, didorong oleh permintaan intens dari infrastruktur AI. Kebutuhan server dari perusahaan AI besar memperketat ketersediaan chip memori untuk PC konsumen, menyebabkan kenaikan harga yang dramatis. Menurut laporan terbaru, harga jual rata-rata per gigabit untuk DRAM melonjak tiba-tiba pada akhir 2025. Lonjakan ini mencerminkan selera yang semakin besar untuk memori berkinerja tinggi di pusat data yang mendukung aplikasi kecerdasan buatan. Akibatnya, pasar memperkirakan harga bisa hampir dua kali lipat pada Maret 2026, memengaruhi segala hal mulai dari laptop hingga rig gaming. Perkembangan ini menggarisbawahi dampak lebih luas dari ekspansi AI terhadap industri semikonduktor. Meskipun kemajuan AI menjanjikan inovasi, mereka menciptakan kemacetan pasokan yang merembet ke elektronik konsumen. Produsen dan konsumen sama-sama mungkin menghadapi biaya lebih tinggi saat industri mengalokasikan ulang sumber daya untuk memenuhi permintaan server. Situasi ini menyoroti pertukaran dalam perlombaan dominasi AI, di mana prioritas perusahaan sedang membentuk ulang keterjangkauan komputasi pribadi.

Artikel Terkait

HP executives highlight surging RAM costs to 35% of PC bill of materials due to AI demand during earnings call.
Gambar dihasilkan oleh AI

HP reports RAM costs now at 35 percent of PC bill of materials

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

During its Q1 2026 earnings call, HP executives revealed that RAM now represents 35 percent of the company's PC costs, up from 15 to 18 percent last quarter. The surge is attributed to AI-driven demand straining memory supplies. HP anticipates further price volatility and plans to raise PC prices in response.

A Chinese PC parts vendor who stockpiled DRAM during high prices expressed despair after recent price drops. In a video from a warehouse filled with memory chips, the vendor questioned if prices might rise again. The declines follow AI-driven shortages but are not yet widespread.

Dilaporkan oleh AI

Apple CEO Tim Cook stated that high memory costs will significantly impact the company's business in coming quarters. He highlighted supply constraints during the latest earnings call despite strong revenue growth. The issue stems from skyrocketing RAM prices driven by AI data center demand.

Chinese electric vehicle maker BYD has raised the price of its high-end DiPilot 300 assisted-driving system by 21%, attributing the move to a sharp rise in global storage hardware costs. The increase takes effect on Friday.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak