Harga DRAM berkapasitas tinggi melonjak karena permintaan dari server AI membebani pasokan untuk komputer pribadi. Harga jual rata-rata per gigabit naik tajam pada akhir 2025. Tren ini diharapkan mendorong biaya hampir dua kali lipat pada Maret 2026.
Biaya memori dinamis akses acak berkapasitas tinggi (DRAM) meningkat pesat, didorong oleh permintaan intens dari infrastruktur AI. Kebutuhan server dari perusahaan AI besar memperketat ketersediaan chip memori untuk PC konsumen, menyebabkan kenaikan harga yang dramatis. Menurut laporan terbaru, harga jual rata-rata per gigabit untuk DRAM melonjak tiba-tiba pada akhir 2025. Lonjakan ini mencerminkan selera yang semakin besar untuk memori berkinerja tinggi di pusat data yang mendukung aplikasi kecerdasan buatan. Akibatnya, pasar memperkirakan harga bisa hampir dua kali lipat pada Maret 2026, memengaruhi segala hal mulai dari laptop hingga rig gaming. Perkembangan ini menggarisbawahi dampak lebih luas dari ekspansi AI terhadap industri semikonduktor. Meskipun kemajuan AI menjanjikan inovasi, mereka menciptakan kemacetan pasokan yang merembet ke elektronik konsumen. Produsen dan konsumen sama-sama mungkin menghadapi biaya lebih tinggi saat industri mengalokasikan ulang sumber daya untuk memenuhi permintaan server. Situasi ini menyoroti pertukaran dalam perlombaan dominasi AI, di mana prioritas perusahaan sedang membentuk ulang keterjangkauan komputasi pribadi.