Kekurangan RAM yang didorong oleh permintaan AI Big Tech—yang telah menaikkan harga PC, membatasi hype PC AI, dan memicu penyesuaian OEM—terus membentuk ulang industri hingga 2026. Lonjakan harga kit RAM DDR5 standalone mencapai 300 hingga 400 persen pada akhir 2025, dengan efek yang kini merembet ke kartu grafis, SSD berkapasitas tinggi, dan bahkan hard drive tradisional karena pasokan mengetat.
Pada akhir 2025, kit RAM DDR5 untuk konsumen melonjak tiga hingga empat kali lipat harganya, sementara biaya SSD kira-kira dua kali lipat untuk kapasitas 500GB hingga 2TB dibandingkan Agustus 2025. Krisis pasokan ini bergeser ke unit pemrosesan grafis, di mana produsen memprioritaskan model yang lebih mahal. Asus sempat mengumumkan penghentian GeForce RTX 5070 Ti (16GB GDDR7, chip GB203 dinonaktifkan sebagian seperti RTX 5080), kemudian membatalkan, tetapi harga jalan mencerminkan tekanan: $1.050-$1.100 vs $749 MSRP untuk RTX 5070 Ti; $1.500-$1.600 vs $999 untuk RTX 5080. Model bawah RTX 5070 ($560-$570 vs $549) dan Radeon RX 9070 ($580 vs $549) lebih dekat ke MSRP, meski RX 9070 XT mencapai $730-$750 dari $599. SSD berkapasitas tinggi menghadapi kenaikan terbesar. Drive M.2 1TB dari Western Digital atau Samsung berharga $120-$150. Model 2TB seperti Silicon Power ~$230, tapi premium lebih mahal atau langka: WD SN7100 2TB di $370 (turun dari $490), Samsung 990 Evo Plus 2TB di $440 (naik dari $177 pertengahan Des 2025). Opsi 4TB termasuk Crucial P310 di $345 dan Silicon Power UD90 di $360, dengan merek besar terbatas. Hard drive tradisional mengalami kenaikan lebih ringan di tengah tekanan lebih luas: 6TB WD Red NAS dari $140 (Ags 2025) ke $160; 12TB Seagate IronWolf dari $240 ke $270; 16TB dari $330 ke $350. Tren ini mengubah pola pembelian konsumen di seluruh sektor PC.