Asus mundur dari rencana hentikan penjualan GPU RTX 5070 Ti

Asus telah membatalkan pernyataannya sebelumnya tentang penghentian kartu grafis RTX 5070 Ti dan RTX 5060 Ti 16GB, mengaitkan kebingungan tersebut dengan informasi tidak lengkap yang dibagikan ke media. Perusahaan meyakinkan produksi tetap berlanjut meski ada keterbatasan pasokan akibat kekurangan memori. Hal ini menyusul laporan ketersediaan terbatas di pasar seperti Australia.

Dalam perkembangan terbaru, Asus menjelaskan bahwa model GeForce RTX 5070 Ti dan RTX 5060 Ti 16GB masih diproduksi dan tersedia untuk dijual. Perusahaan mengeluarkan siaran pers yang menyatakan, «Beberapa media mungkin menerima informasi tidak lengkap dari perwakilan PR ASUS terkait produk ini. GeForce RTX 5070 Ti dan GeForce RTX 5060 Ti 16 GB belum dihentikan atau ditetapkan sebagai akhir masa pakai (EOL). ASUS tidak berencana menghentikan penjualan model ini.»»n»nPembatalan ini menyusul komentar yang diberikan ke saluran YouTube Hardware Unboxed, di mana Asus dilaporkan menyatakan bahwa GPU tersebut memasuki «status akhir masa pakai» karena kekurangan pasokan. Video Hardware Unboxed, dirilis pada 15 Januari 2026, menyoroti wawasan dari pengecer Australia yang mencatat RTX 5070 Ti «tidak lagi tersedia untuk dibeli dari mitra dan distributor», dengan kekurangan diperkirakan hingga setidaknya kuartal pertama 2026. Dalam komentar yang disematkan, saluran tersebut mengakui pembalikan Asus sebagai penarikan lengkap dari pernyataan asli.»n»nAsus menjelaskan situasi tersebut berasal dari fluktuasi pasokan akibat keterbatasan memori, yang secara sementara memengaruhi output produksi dan tingkat stok. «Ketersediaan mungkin tampak terbatas di pasar tertentu, tetapi ini tidak boleh diartikan sebagai penghentian produksi atau pensiun produk», tambah perusahaan. Perusahaan sedang bekerja sama dengan mitra untuk menstabilkan pasokan seiring perbaikan kondisi.»n»nInsiden ini menekankan tantangan yang lebih luas di pasar GPU, didorong oleh lonjakan permintaan memori di tengah booming AI. Laporan pengecer menunjukkan bahwa memperoleh kartu ini mungkin tetap sulit dalam jangka pendek, memicu frustrasi di kalangan gamer yang menghadapi harga lebih tinggi untuk komponen PC.

Artikel Terkait

Illustration depicting gaming hardware price surges due to AI data center demand, with Asus products, elevated price tags, and a delayed PS6 reference.
Gambar dihasilkan oleh AI

AI demand prompts gaming hardware price hikes in 2026

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Asus has announced price adjustments for its gaming devices starting January 5, 2026, citing shortages driven by the AI boom. Reports indicate AMD and Nvidia will significantly raise GPU prices this year due to surging demand for components from AI data centers. These changes could delay next-generation consoles like the PlayStation 6.

Asus telah menghentikan produksi kartu grafis NVIDIA RTX 5070 Ti dan RTX 5060 Ti 16GB, dengan alasan kekurangan pasokan di tengah krisis memori. Langkah ini secara efektif menghentikan model-model tersebut untuk perusahaan, meskipun NVIDIA bersikeras terus mengirimkan semua produk GeForce. Pengecer melaporkan kartu tersebut tidak tersedia setidaknya hingga kuartal pertama tahun ini.

Dilaporkan oleh AI

Nvidia is rumored to restart production of its discontinued GeForce RTX 3060 graphics card in the first quarter of 2026, amid ongoing shortages driven by AI demand. The move aims to provide gamers with a more affordable GPU option as prices for new hardware continue to rise. Reports stem from a reliable leaker and highlight the impact of data center needs on consumer components.

Kekurangan global RAM yang didorong oleh permintaan pusat data AI telah menyebabkan harga memori PC melonjak 40 hingga 70 persen pada 2025, menyebabkan biaya lebih tinggi dan spesifikasi lebih rendah untuk komputer pada 2026. Perkembangan ini meredam hype seputar yang disebut PC AI, karena produsen mengalihkan fokus di tengah menurunnya minat konsumen. Analis memprediksi volatilitas dalam penjualan PC tahun ini, dengan kekurangan yang berlanjut setelah 2026.

Dilaporkan oleh AI

Di CES 2026, Nvidia mengumumkan tidak ada kartu grafis GeForce baru, malah menekankan peningkatan perangkat lunak seperti DLSS 4.5 dan peluncuran monitor G-Sync Pulsar. Pergeseran ini terjadi di tengah kekurangan RAM akibat permintaan AI, yang memengaruhi pembaruan GPU potensial di pertengahan generasi. Keynote CEO Jensen Huang memprioritaskan bisnis AI perusahaan daripada perangkat keras gaming.

The Asus ROG Xbox Ally X handheld gaming device has seen its price rise significantly in Japan amid ongoing RAM and storage shortages. The increase, from ¥139,800 to ¥169,800, equates to about $196 more in US dollars. This change highlights broader challenges in the gaming hardware market driven by AI demand.

Dilaporkan oleh AI

Amazon is offering significant discounts on Asus TUF Gaming F16 laptops, with the 2024 model reduced by $200 to $800 and the 2025 version cut by $300 to $1,000. These deals highlight the appeal of traditional gaming laptops amid the rise of portable handhelds like the Steam Deck. The sales provide strong value for gamers seeking versatile machines.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak