Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), pembuat chip terkemuka di dunia, mengumumkan pendapatan rekor untuk kuartal keempat. Perusahaan menyatakan bahwa permintaan chip AI tetap tak berujung, meskipun ada kekhawatiran tentang gelembung potensial. Pelanggan terus meminta lebih banyak kapasitas dari perusahaan.
TSMC, yang diakui sebagai pembuat chip teratas secara global, mengungkapkan hasil keuangan mengesankan untuk kuartal terakhir tahun ini. Pencapaian ini datang saat industri semikonduktor bergulat dengan kekhawatiran tentang pasar AI yang terlalu dipromosikan. Kepemimpinan perusahaan menyoroti selera tak terpuaskan terhadap chip canggih yang mendukung aplikasi kecerdasan buatan. Para eksekutif menggambarkan permintaan tersebut sebagai 'tak berujung', mencatat bahwa klien terus-menerus mencari kapasitas produksi tambahan. Lonjakan ini menggarisbawahi peran penting TSMC dalam menyediakan prosesor kepada perusahaan teknologi besar yang mendorong inovasi AI. Diterbitkan pada 16 Januari 2026, laporan pendapatan ini muncul di tengah ketidakpastian ekonomi yang lebih luas di sektor teknologi. Meskipun kekhawatiran tentang gelembung AI tetap ada, prospek TSMC menunjukkan pertumbuhan berkelanjutan di bidang ini. Posisi perusahaan memungkinkannya memanfaatkan ekspansi berkelanjutan teknologi AI di seluruh dunia.