Joe Rohde, mantan Walt Disney Imagineer, mengungkapkan buku mendatangnya, 'Floating Mountains: The Art of Imagining the Impossible', setelah godaan di media sosial. Karya 320 halaman yang akan dirilis pada 8 September 2026 ini mengeksplorasi rahasia kreativitas dari pengalaman karirnya. Diterbitkan oleh National Geographic, buku ini tersedia untuk pre-order di situs web Disney.
Pada 25 Februari 2026, Joe Rohde, Legenda Disney dan mantan Walt Disney Imagineer yang sudah pensiun, memposting video di Instagram yang menggoda pengumuman mendatang. Dalam klip tersebut, ia menyatakan, «Di akhir minggu ini, saya akan mengumumkan sesuatu yang keren yang sedang saya lakukan, dan saya berharap orang lain juga menganggapnya keren». Rohde, yang pensiun dari Walt Disney Imagineering pada Januari 2021 setelah karir 40 tahun, menggambarkan dirinya sebagai «pria kreatif» yang terlibat dalam berbagai proyek, mendesak pengikut untuk tetap mengikuti. Pengumuman datang keesokan harinya, pada 26 Februari 2026, mengonfirmasi proyek sebagai buku berjudul 'Floating Mountains: The Art of Imagining the Impossible'. Deskripsi Disney menyorotinya sebagai «kelas master kreativitas», mencakup asal-usul imajinasi, cara memanfaatkannya dalam tim, dan pelajaran dari kehidupan Rohde. Ini mengambil dari pengalamannya, dari masa kecil hingga usaha profesional seperti membangun Disney’s Animal Kingdom Theme Park, merancang Expedition Everest dan Avatar Flight of Passage, serta membuat replika istana pasir Roma atau panggung di Coachella. Rohde memulai karir Disney-nya sebagai desainer model untuk EPCOT Center dan kemudian memimpin Disney’s Animal Kingdom. Ia juga berkontribusi pada Aulani, A Disney Resort and Spa, dan membantu mengembangkan Disney Worldwide Conservation Fund. Dinobatkan sebagai Legenda Disney pada 2024, Rohde tetap aktif di media sosial, baru-baru ini berbagi wawasan tentang lahan Tropical Americas di Animal Kingdom. Buku ini berfungsi sebagai sumber daya bisnis dan panduan untuk ekspresi kreatif pribadi, menekankan harmoni tim dan tema menyatukan dalam desain. Sementara spekulasi mencakup kemungkinan seperti dokumenter atau peran konsultan, pengungkapan berfokus pada karya reflektif ini, menawarkan panduan bagi kreator dan pembelajar seumur hidup.