EU rule bans large firms from destroying unsold clothing

Starting today large companies in the European Union may no longer destroy unsold clothing and shoes.

A new EU regulation takes effect today and requires companies to resell or donate goods instead. Exceptions apply to dangerous, damaged or soiled items and to donations that are not accepted.

The German Retail Association sees benefits for consumers through more discounted goods offered via outlets or second-hand channels. Chief executive Stefan Genth warned of extra costs for storage, sorting and remarketing.

The German Fashion Association supports the rule. Chief executive Thomas Lange stressed that clothing is a valuable product. Environmental groups including Greenpeace and the WWF called for stricter controls to prevent circumvention.

According to the European Commission four to nine percent of unsold textiles in Europe are destroyed each year, causing about 5.6 million tonnes of CO2 emissions.

Artikel Terkait

Sejumlah layanan pengiriman kini menerima pakaian, sepatu, dan tekstil bekas dari konsumen di seluruh Amerika Serikat, memberikan kredit toko atau imbalan agar barang-barang tersebut tidak berakhir di tempat pembuangan akhir. Program-program ini menangani barang dalam kondisi apa pun dari berbagai merek, dengan pilihan untuk berlangganan dan penukaran khusus merek tertentu. Peserta bisa mendapatkan kredit yang dapat ditukarkan di peritel seperti Nike, Sephora, dan Patagonia.

Dilaporkan oleh AI

CalRecycle telah memilih Landbell USA untuk mengelola Undang-Undang Pemulihan Tekstil Bertanggung Jawab California, yang menandai undang-undang pertama di AS yang meminta pertanggungjawaban produsen pakaian atas limbah yang dihasilkan. Program ini akan dimulai pada 27 Februari 2026, dengan persyaratan yang diberlakukan secara bertahap hingga tahun 2030. Merek-merek yang menjual pakaian dan tekstil rumah tangga di negara bagian tersebut akan mendanai pengumpulan dan pengolahan limbah.

Sebuah laporan baru dari Ellen MacArthur Foundation mendesak para pembuat kebijakan untuk mengintegrasikan bahan berbasis hayati ke dalam strategi ekonomi sirkular. Analisis tersebut menemukan bahwa bahan terbarukan seperti katun, kayu, dan karet selama ini sebagian besar terabaikan, sehingga melewatkan peluang senilai triliunan dolar dan manfaat iklim yang signifikan.

Dilaporkan oleh AI

Borlänge’s municipal group has reused materials from renovations and demolitions, saving ten million kronor over the past two years.

Coalition leaders have presented an ambitious relief package against excessive bureaucracy. It is expected to cut costs for companies by 25 percent in theory.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak